IDI Jaktim Selenggarakan Webinar Bahas Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Biologi

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Bencana dapat disebabkan oleh faktor alam (natural disaster) dan faktor manusia (man-made disaster). Menurut United Nations International Strategy for Disaster Reduction (UN-ISDR) bencana dapat dikelompokkan menjadi bencana geologi (geological disaster), bencana hidrometeorologi (hydrometeorological disaster), bencana biologi (biological disaster), bencana teknologi (technological disaster) dan penurunan kualitas lingkungan (environmental degradation).

Tahun 2020 telah menjadi tahun awal  terjadinya biological disaster  di Indonesia yaitu Covid-19. Sampai 15 Februari 2021 tenaga kesehatan yang telah meninggal akibat Covid-19 sebanyak 757 jiwa  dengan rincian dokter 317 jiwa, perawat 235 jiwa, bidan 106 jiwa, dokter gigi 33 jiwa, ahli teknologi laboratorium medik17 jiwa, rekam radiologi 6 jiwa, terapis gigi 2 jiwa, supir ambulan 2 jiwa, sanitarian 5 jiwa dan tenaga kesehatan lainnya 34 jiwa.

Pada 02 Maret 2021 dokter yang meninggal menjadi 325 jiwa terjadi peningkatan sejumlah 8 jiwa dengan rincian dokter umum 82 jiwa ( 4 Guru Besar), dokter spesialis 138 jiwa ( 15 Guru Besar), Residen  (5 jiwa).

Berdasarkan data tersebut di atas perlu adanya peningkatan Kerjasama antar Pemangku Kepentingan Kesehatan di bidang Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Biologi.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jakarta Timur khususnya Bidang Pengembangan Profesi dan Kapasitas, menganggap penting meningkatkan kesiapsiagaan dalam bentuk peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan memperkuat implikasinya bagi tenaga kesehatan.

Oleh karena itu diharapkan pemangku kepentingan kesehatan dapat meningkatkan Kesiapsiagaan dalam penanggulangan Bencana Biologi.

Sehubungan dengan itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jakarta Timur akan mengadakan Webinar dengan judul “Kesiapsiagaan Pemangku Kepentingan Kesehatan dalam menghadapi Biological Disaster“, Sabtu 12 Juni 2021.

Seminar ini akan dibuka Watimpres, DR Dr Agung Laksono dan panitia akan menampilkan sejumlah pembicara seperti Sekjen Kemenkes, Drg Oscar Primadi MPH, dr Manaor FL Napitupulu, Sp KP, DTM&H, MSc, HAS dengan moderator dr Jimmy R Tambunan, Sp OG. (sabar)

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar