Diperkirakan, Omzet TPT Mencapai 90 Triliun

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Diperkirakan sampai akhir tahun ini omzet industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mencapai Rp 90 triliun atau menyamai realisasi nilai omzet pada tahun lalu. “Tahun ini omzet industri TPT diprediksi menyamai realisasi 2011. Kalaupun tumbuh, saya memprediksi pertumbuhannya hanya 1 persen hingga 2 persen saja ,” kata Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat Usman, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Ade selain mempengaruhi omzet TPT domestik, peredaran produk impor berpengaruh pada berkurangnya realisasi nilai ekspor ke sejumlah negara tujuan Indonesia. “Impor produk TPT sangat deras pada tahun ini, terutama dari China. Akibatnya, ekspor dan penjualan produk domestik terganggu,” katanya.

Faktor utama membanjirnya produk impor adalah ratusan industri TPT di China gulung tikar karena upah yang makin tinggi dan permintaan yang rendah di negara tersebut. “Kondisi tersebut menyebabkan pengusaha China menjual murah produknya ke pasar luar negeri, terutama Indonesia. Dari pada dibiarkan menganggur, pengusaha China memilih mengekspor ke negara-negara tujuannya, meski dengan harga murah,” tuturnya.

Ade menambahkan pelaku usaha di sektor TPT berharap pemerintah dapat melindungi industri di dalam negeri dari serbuan produk impor. “Pemerintah harus memperketat masuknya produk impor terutama dari China. Selama ini, banyak produk TPT dari China yang tidak sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungkapnya. (red/sis)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar