Diskusi Pengembangan Kawasan Industri, Warsito; Kita Siap Bantu Apa yang Dibutuhkan Investor….

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perindustrian akan memberikan kemudahan bagi investor yang ingin membuka kegiatan industri di dalam kawasan industri.

Hal itu diungkapkan Direktur Perwilayahan Industri, Ignatius Warsito dalam diskusi virtual tentang pengembangan kawasan industri di Jakarta kemarin.

Diskusi yang diikuti segenap wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Industri (Forwin) juga dihadiri Sekjen Kemenperin Dody Widodo, Juru Bicara Menteri Perindustrian serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenperin, Ni Nyoman Ambareny.

Diakui oleh Warsito kalau Indonesia menghadapi banyak negara yang menjadi saingan dalam pengadaan kawasan industri. Namun menurutnya, pemerintah Indonesia telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk memenangkan persaingan tersebut. Pemerintah telah menyiapkan banyak fasilitas.

Kementerian Perindustrian kata Warsito akan memberikan banyak kemudahan kepada para investor. Disebut misalnya, investor butuh lahan yang clear and clean, akses infrastruktur, bahan baku dan juga air. Begitu juga perizinan. ‘’Kita siap bantu apa yang dibutuhkan investor,” ucapnya.

Warsito melanjutkan bahwa pengoperasian kawasan industri di Indonesia telah dipetakan sesuai dengan karakter industri masing-masing.

Untuk Jawa dan luar Jawa lanjut dia, ada perbedaan karakteristik. Untuk luar Jawa, kawasan industri berbasis industri pengelolahan SDA (hilirisasi SDA), meningkatkan efisiensi sistem logistic sementara di luar Jawa, sebagai pendorong pengembangan pusat ekonomi baru.

Adapun kawasan industri di Jawa berbasis teknologi tinggi, berbasis industri padat karya serta yang berbasis industri yang hemat air.

Disebut misalnya, industri yang akan dikembangkan di Pulau Jawa adalah industri yang padat teknologi dan yang membutuhkan banyak air.

Memurutnya, jumlah kawasan industri hingga saat ini mencapai 128 dengan luas lahan total mencapai 59.655 hektar . Jumlah itu mengalami keniakan dari sebelumnya hanya berjumlah 89 pada tahun 2016.

Kawasan Industri menurutnya pada umumnya atau 64 persen dari total kawasan industri yang ada, berlokasi di Pulau Jawa. Meski demikian l;anjutnya, trend menunjukan kenaikan pertumbuhan kawasan industri di luar Jawa seperti Sulawesi, Maluku dan Kalimantan

Ditegaskan Warsito arah pengembangan kawasan industri nasional menuju generasi ketiga dan generasi ke empat. Itu sebagai bagian dari implementasi Making Indonesia 4.0.(sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar