Ditengah Duka Gempa Taput, Pemkab Selenggarakan Festival Ulos Dan Fashion Show Di Hutaginjang

Ny.Satika Nikson Nababan bersama petenun dari Papande

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Tapanuli Utara yang sedang berduka karena Gempa baru baru ini tetap melaksanakan rangkaian hari jadi Tapanuli Utara diantaranya Festival Ulos dan Fashion show di tempat wisata Alam Hutaginjang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara(Taput) selama dua hari 3-4 Oktober Tahun 2022.

Lusperia Sinaga Kabid Promosi Pariwisata Taput menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dua hari, pada hari pertama Senin 3 Oktober Festival Ulos dan hari kedua dilanjutkan Fashion show pada Selasa 4 Oktober.

“Khusus Festivala Ulos hanya memperlombakan Ulos Mangiring, Harungguan dan Ulos Sadum dimana pesertanya adalah pengrajin Ulos se Taput”jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Taput Ny.Satika Nikson Nababan meninjau Festival Ulos didampingi Kepala Dinas Pariwisata Taput Sasma H.Situmorang SSTP MSi sekaligus memberikan dorongan kepada para Pengrajin Ulos agar semakin meningkatkan karya dan mutu Ulos.

“Kita harus tetap mempertahankan dan meningkatkan Mutu serta kwalitas Ulos sebagai Budaya kita untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Danau Toba dan Ulos dapat menjadi Busana yang nyaman dan kekinian”ucapnya.

Dengan festival seperti ini nantinya akan menarik minat wisatawan berkunjung ke Danau Toba uang berdampak ke peningkatan penghasilan Masyarakat tambahnya.

Festival Ulos terlihat kurang begitu banyak pengunjung diduga karena  duka Gempa yang masih menyelimuti sebagian warga di Taput.

Meakipun demikian para pengrajin Ulos yang didominasi Perempuan itu terlihat semangat menunjukkan hasil tenunannya yang terbaik.

Salah seorang peserta dari Desa Papande Kecamatan Muara Ompu Tabita boru Regar kepada tubasmedia.com mengaku senang dengan festival itu sebab bisa langsung unjuk kebolehan dan mutu Ulos yang dikerjakan.

“Saya sedang mengerjakan Ulos Mangiring namarjukkit sekarang,yang harganya bisa mencapai 2 jutaan satu helai”sebut Ompu Tabita.

Selain itu kata dia, masih ada Ulos Harungguan yang harganya mencapai 3 jutaan tergantung dari ukurannya.untuk mengerjakan satu helai Ulos bisa mencapai empat hari baru selesai satu helai Ulos sitolu tuho sebutnya.

Sementara itu, Ericson Siregar ketua kelompok Petenun Desa Papande menjelaskan bahwa kelompoknya saat ini ada 27 petenun Ulos yang menenun ulos Sibolang ,bulean, suri suri, sitolu tuho, Bintang maratur dan Harungguan.

Fedtival Ulos kali ini memang kurang ramai pengunjung walaupun para petenun telah membawa perlengkapan masing masing yang dijejerkan dilapangan Gantole Hutaginjang. hal ini tidak terlepas dengan suasana Gempa yang menyisakan Duka bagi masyarakat Taput (edison ompusunggu)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.