DLK Syuting di Semarang

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG, (Tubas) – “Di Bawah Lindungan Ka’bah” (DLK) akan syuting di kawasan Kota Lama Semarang. Sampai Sabtu (7/5) sebagian pekerja masih nampak mematut setting pasar tradisional tahun 1930-an. Film DLK yang disutradarai oleh Hanny Saputra ini, mengambil lokasi syuting di ruas jalan Taman Srigunting di kawasan Kota Lama Semarang. Selain di Kota Lama, shooting day juga akan dilakukan di Kota Padang, Yogyakarta, Pasar Johar Semarang dan Museum Kereta Api Ambarawa – Kabupaten Semarang.

“Kami beruntung dapat menemukan Kota Lama sebagai lokasi syuting. Di sini kami tidak perlu repot membangun sebuah kota dengan setting kuno. Karena di Kota Lama Semarang ini, semua telah ada dan sangat alami,” ungkap Allan Sebastian, Art Director film DLK.

Kota Semarang memiliki ratusan Bangunan Cagar Budaya (BCB). Data yang ada di Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Semarang, sampai kini tercatat 307 BCB. Terbagi dalam kategori, bangunan sosial budaya, kesehatan/rumah sakit, kantor pos, gedung serba guna, stasiun, museum, bangunan keagamaan, bangunan usaha, hotel dan rumah tinggal.

Erni Rejeki, Kasi Sejarah Disbudpar Kota Semarang mengatakan, bangunan di kota lama, sejauh mungkin akan dipertahankan orisinalitasnya. “Itu sebabnya, tak heran jika Kota Lama masih diminati sebagai lokasi pembuatan film dan foto pre-wedding” katanya. (bambang sutiyono)

Topik :

Berita Terkait

Newer Post
Older Post

Komentar

Komentar