Dolar Menguat, Rupiah di Atas Yen dan Ringgit

171214-EKBIS-3

JAKARTA, (tubasmedia.com) -‎ Pemerintah tidak ambil pusing dengan melambungnya nilai tukar dolar Amerika Serikat beberapa hari terakhir ini terhadap rupiah. Meski anjlok, nilai tukar rupiah masih berjaya di atas sejumlah mata uang asing lainnya.

“Berita baiknya, rupiah menguat, Yen dengan Ringgit Malaysia, dengan dolar Australia, Korea, kita lebih baik,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan keterangan usai rapat terbatas menteri bidang ekonomi di Kantor Presiden, Rabu (17/12/2014).

Penguatan nilai tukar dolar AS, lanjut JK, lebih karena menguatnya perekonomian negeri Paman Sam‎ itu. JK membantah jika penguatan dolar akibat perekonomian dalam negeri yang melemah.

“Hampir semua negara mata uangnya kelihatan melemah. Jadi tidak ada hubungannya dengan ekonomi Indonesia,” papar JK.

Bahkan JK melihat kondisi ini justru akan semakin memacu perekonomian Indonesia. Mulai dari nilai ekspor yang meningkat hingga defisit perdagangan yang lebih baik. “Maka kita harus bangga uang kita lebih kuat,” tandasnya.

Kondisi ini diyakini JK ‎justru akan membuat nilai ekspor Indonesia akan naik. Karena hampir seluruh ekspor dihitung dengan nilai dolar. Imbasnya stabilitas ekonomi akan lebih cepat terjadi. “Ini peluang agar ekonomi kita tumbuh lebih baik,” ungkap JK.

‎Stabilitas kurs itu juga akan membuat target investasi pemerintah semakin cepat tercapai. Calon-calon investor diprediksi akan semakin melirik ke Indonesia menanamkan modal karena murahnya berinvestasi. “Jadi investasi akan lebih memungkinkan bergerak dengan baik,” lanjut JK yang ditemani Menkeu dan Menko Perekonomian. (erwin)

Berita Terkait