DPR: Telusuri Dwikewarganegaraan Menteri Rini

150629

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu meminta pemerintah menelusuri isu dwikewarganegaraan Menteri BUMN, Rini Soemarno. Penelusuran ini dirasa perlu agar kejadian seperti mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar tak terulang.

“Sampai sekarang kan belum ada informasi dari negara, baik itu Imigrasi, Kedutaan ataupun Kementerian Luar Negeri. Apakah dalam hal ini negara sudah melakukan pengecekan? Sampai sekarang kan kita belum tahu,” tutur Masinton saat dihubungi, Rabu (17/8/2016).

Menurut Masinton, munculnya kembali isu kewarganegaraan Rini lantaran pemerintah tidak bersikap tegas. Padahal rumor ini sudah naik ke permukaan sejak tahun lalu.

“Ini kan juga menyangkut dua asas yang berbeda. Kalau di AS, orang yang lahir di sana langsung diangkat sebagai warga negara,” ujarnya.

Untuk itu, lantaran Rini adalah seorang penyelenggara negara, Masinton menegaskan agar pemerintah segera bergerak cepat melakukan penelusuran.

Hal ini, untuk menghindari adanya kepentingan negara lain yang disusupi. “Iya harus ditelusuri dong. Negara harus menelusuri, karena dia pejabat negara,” katanya.

Untuk diketahui, Menteri Rini sudah mengakui bahwa dirinya memang lahir di AS, tepatnya di Maryland pada 9 Juni 1958. Dia juga menyelesaikan pendidikan di Wellesley College, Massachusetts dan lulus pada 1981. (red)

Berita Terkait