Ekonomi Vietnam Pada Pandemi Corona Justru Tumbuh, Apa Rahasianya ?

JAKARTA, (tubasmedia.com) –  Penurunan ekonomi akibat Corona ternyata tidak berlaku bagi Vietnam. Bahkan ekonomi Vietnam itu tumbuh 2,6% di kuartal III-2020.

Padalah Pandemi Corona berhasil menurunkan pertumbuhan ekonomi banyak negara khususnya di kuartal II-2020. Indonesia sendiri ekonominya minus 5,32% di kuartal II dan banyak negara yang ekonominya minus hingga belasan persen.

Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad mengungkapkan salah satu faktor keberhasilan Vietnam yang kebal terhadap dampak Corona adalah pemerintahannya berhasil belajar dari Cina dan cepat tanggap.

“Vietnam itu belajar dari Cina karena terkoneksi langsung. Pemerintahnya cepat tanggap ketika terjadi kasus pertama kali di China,” kata Tauhid saat dihubungi, Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Dia menjelaskan, cepat tanggap pemerintah Vietnam adalah menutup gerbang masuk khususnya dari jalur udara melalui pengurangan atau pembatasan jumlah penerbangan dari luar Vietnam.

“Lalu begitu ada yang kena, mereka langsung testing cukup banyak dan tracing yang bagus. Sehingga bisa dilokalisir bahkan tidak ada korban sama sekali karena sumbernya kan dari luar ditutup dan yang di dalam cepat identifikasi by name by addres bisa dilacak,” jelasnya.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai reformasi ekonomi Vietnam yang berlangsung sejak lama menjadi kunci negara tersebut terbebas dari dampak COVID-19.

Perekonomian Vietnam ditopang oleh industri manufaktur yang besar. Reformasi ekonomi Vietnam berhasil menarik banyak investasi masuk ke negaranya. Lokasinya yang dekat dengan China pun dianggap menjadi faktor pengurang biaya logistik.

“Keberhasilan pertumbuhan ekonomi Vietnam, memang tidak terlepas dari jalan panjang reformasi ekonomi yang telah berlangsung sejak puluhan tahun silam atau sering dikenal dengan doi moi,” kata Yusuf.

“Setelah pandemi, Vietnam menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif karena berhasil mencegah pandemi COVID-19 tidak meluas lebih banyak, sehingga mereka bisa recovery lebih cepat,” tambahnya.(sabar)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar