Breaking

Enggar Bukan Ahli di Bidang Perdagangan, Tapi Ahli Bahasa Inggris

2312807.jpg2

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Dalam hal kebijakan jangka menenengah untuk menjaga kestabilan harga dan produksi pangan utama berkelanjutan (beras,daging, gula,jagung dan bawang) Menteri Perdagangan yang baru Enggartiasto Lukita dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bakal menghadapi tantangan berat.

“Respons pasar akan berbalik negatif jika tak ada perubahan situasi ekonomi,” kata Direktur Institute for Development of Economics and Finance.Enny Sri Hartati, di Jakarta kemarin.

Enggar yang lulusan jurusan Bahasa Inggris IKIP Bandung, adalah politisi senior yang melompat dari Partai Golkar ke Partai Nasdem, sama sekali tidak berpengalaman dalam bidang perdagangan, utamanya tata niaga pangan.

Enggar matang di bidang bisnis properti sejak terjun di PT BangunTjipta Pratama (perusahaaan yang didirikan IrSiswono Yudho Husodo dan Suwenda Saptari yang kakak ipar Enggar), bukan ahli di bidang perdagangan.

Sementara itu tanggungjawab Enggar  cukup berat yakni menangani dengan baik perdagangan dalam dan luar negeri dengan menggenjot ekspor .

Jika tidak mampu menangani perdagangan dalam dan luar negeri, maka nasib Enggar bisa sama dengan bekas Ketua Bappenas Andrinof Chaniago yang jauh dari kompetensi sebagai ekonom dan kemudian dicopot dari jabatannya lalu digantikan oleh Sofjan Djali yang sama-sama tidak memiliki kompetensi.

Mengenai produksi pangan berkelanjutan, Mentan Amran Sulaiman katanya, kinerjanya terbukti kurang baik menangani produksi pertanian (beras, gula, jagung, bawang dan daging).

Dia malah terlalu dalam mencampuri urusan impor daging dan jagung yang menjadi kewenangan Menteri Perdagangan.

Mendag Enggar dan Mentan Amran menjadi titik lemah tim ekonomi yang menangani sektor riil di bawah Koordinasi Menko Darmin.

Pasar sebentar bereaksi positif terutama pada terpilihnya Menteri Keuangan baru Sri Mulyani Indrawati dalam hal ini para investor pasar modal, bukan investor pada sektor riil. Investasi porto folio sifat alaminya adalah mudah masuk, mudah pula cabut.(red)

 

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar