Fakultas Ilmu Kesehatan USB Seminar Nasional “Human Insemination”

DSC_1019

SURAKARTA, (tubasmedia.com) – Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menggunakan rasa, karsa dan daya cipta yang dimiliki. Salah satu bidang IPTEK yang berkembang pesat dewasa ini adalah teknologi reproduksi. Teknologi reproduksi adalah ilmu reproduksi atau ilmu tentang perkembangbiakan yang menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk menghasilkan suatu produk (keturunan).

Salah satu teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah Inseminasi buatan. Inseminasi buatan merupakan terjemahan dari artificial inseminationyang berarti memasukkan cairan semen (plasma semen) yang mengandung sel-sel kelamin pria (spermatozoa).

Seorang analis kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan inseminasi buatan (artificial insemination) ini. Salah satu fungsi seorang analis kesehatan adalah sebagai pemilihan bibit-bibit unggul yang nantinya akan digunakan dalam proses kegiatan inseminasi buatan.

Untuk memberi wawasan baru dan motivasi kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bekerja di bidang kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi (USB) Surakarta menggelar sebuah seminar nasional dengan tema “The Human Insemination”: Evolution for Medical Technology Laboratory, di Gedung A Universitas Setia Budi Surakarta, Minggu (14/6/15).

Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini antara lain, Ketua Komite Medik Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. H. Soffin Arfian, SpOG, serta Manager Instalasi Laboratorium, Emma Ismawatie, S.ST. Seminar nasional ini sendiri diikuti oleh mahasiswa, praktisi kesehatan dan masyarakat umum, yang jumlahnya mencapai 300-an orang.

Seminar Nasional Human Insemination ini digelar dengan tujuan untuk member wawasan yang lebih luas mengenai inseminasi buatan, untuk mengetahui kelemahan dan keuntungan inseminasi buatan, serta untuk mengetahui pemaparan bayi tabung dan inseminasi dari sudut pandang medis. Bagi para peserta yang mengikuti seminar ini diharapkan dapat memperoleh wawasan terkait peran analis kesehatan dalam IPTEK di bidang kesehatan.

Selain itu, seminar ini juga merupakan salah satu wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Melalui seminar ini menunjukkan bahwa Fakultas Ilmu Kesehatan USB memiliki komitmen, integritas, dan eksistensi dalam mengembangkan dunia kesehatan. (royan)

Berita Terkait

Komentar

Komentar