Forum Rektor Diminta Kalkulasi Perlu -Tidak Indonesia Masuk Trans Pacific Partnership

30Forum-Rektor-Indonesia

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Para rektor perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia (FRI) diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk mengkalkulasi apakah kita perlu masuk atau tidak ke Trans Pacific Partnership (TPP), RCEP bloknya China atau RT EENI Uni Eropa.

“Dalam waktu yang sangat dekat akan saya putuskan, kita masuk atau tidak masuk. Tapi, dengan kalkulasi, dengan perhitungan yang detil, apa untungnya apa ruginya. Tapi, yang jelas kalau kita nggak masuk, saya berikan contoh TPP. Kita nggak masuk blok Amerika , garmen kita, tekstil kita masuk ke sana kena pajak 15 persen, kena pajak 20 persen,” kata Presiden ketika membuka Konferensi Nasional Forum Rektor Indonesia (FRI) 2016 di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Yogyakarta, Jumat (29/1/2016) malam.

Jokowi mengatakan, sewaktu bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dia sampaikan, Indonesia bermaksud untuk bergabung dengan TPP. Namun, di dalam negeri ramainya kayak itu. “Padahal baru bermaksud akan, belum memutuskan lho. Karena saya enggak mau. Ini harus dihitung ini harus dikalkulasi. Sudah rame,” katanya, seperti dikutip dari laman Setkab.

Dikemukakan, ini tugas perguruan tinggi. “Pak Rektor, Ibu Rektor, dikalkulasikan lah kita. Pak usulan kami dari Forum Rektor Indonesia masuk, kalkulasinya ini. Jangan belum-belum kalkulasi sudah ngomong rugi, enggak dapet untung, pasar kita akan dikuasai mereka. Lho produknya apa dari Amerika yang mau menyaingi produk – produk kita? Produk mereka kan produk-produk yang kita tidak produksi. Tapi, lebih baik dikalkulasi,” katanya. (ril/end)

Berita Terkait

Komentar

Komentar