Gubernur Ahok Siap Hadapi Perlawanan Pejabat Non Job

301214-nas-13

JAKARTA, (tubasmedia.com)– Gubernur DKI Jakarta Basuki (Ahok) tidak takut menghadapi perlawanan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dicopot dari jabatannya menjadi staf. Banyak pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang akan distafkan.
Menurut rencana pada 2 Januari 2015 akan Ahok akan melantik 6.506 PNS (pejabat baru) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. “Lihat saja nanti kekhawatiran dari banyak pihak itu menjadi kenyataan atau tidak,” kata Basuki, di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (30/12/2014).

Ahok berharap para pejabat eselon II yang distafkan tidak pasrah dengan keadaan. Apabila berkinerja baik maka tidak mungkin akan kembali dipromosikan menjadi pejabat eselon. PNS yang dipromosikan menjadi pejabat eselon pun tidak boleh bersenang-senang karena kinerjanya akan terus dipantau. “Setiap tiga hingga enam bulan akan dilakukan evaluasi rutin bagi seluruh PNS DKI Jakarta” katanya.

Evaluasi kinerja PNS dalam waktu singkat diyakini Ahok tidak membuat serapan anggaran DKI kembali rendah. Basuki menjamin, sistem e-budgeting berjalan optimal pada 2015. “Semua (SKPD) harus mau pakai e-budgeting,” pintanya (siswoyo)

Berita Terkait