Gubernur Serahkan Bantuan Rp 33,7 M Untuk Nelayan

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDUNG, (TubasMedia.Com) – Gubernur Jawa Barat menyerahkan bantuan sarana dan prasarana pengolahan dan pemasaran hasil perikanan dalam rangka mendorong pengembangan industrialisasi perikanan. Batuan senilai Rp 33,7 miliar itu diberikan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat nelayan dan petambak yang ada di 19 Kabupaten/Kota dan 2 Unit Pelayanan Teknis, yakni Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pelabuhan Ratu dan Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi.

Penyerahan secara simbolis dilakukan pada Malam Silaturahim bersama para petambak di Gedung Negara Pakuan, baru-baru ini. Bantuan yang berasal dari APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut diserah terimakan dari Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Viktor PH Nikijuluw kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Bantuan tersebut berupa sarana dan alat pengolahan serta pemasaran, meliputi mesin pembuat es, cold storage atau gudang pendingin, peralatan pembuatan produk olahan bernilai tambah, peralatan sistem rantai dingin, peralatan sarana pemasaran bergerak dan mobil penyuluh teknologi pengelohan dan kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan).

“Tentunya atas nama masyarakat nelayan, petambak dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Selanjutnya bantuan ini nantinya akan langsung diserahkan kepada kelompok nelayan atau petambak yang ada di Jawa Barat,” tegas Heryawan. Gubernur meminta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi untuk mempelajari secara teknis beberapa contoh sarana dan prasarana yang bisa diproduksi secara massal, untuk nantinya dibagikan kepada seluruh nelayan dan petambak dengan menggunakan alokasi anggaran APBD Dinas Perikanan dan Kelautan.

Usai menyerahkan bantuan, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Victor PH Nikijuluw menuturkan, Provinsi Jabar ialah provinsi ketiga setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang mendapatkan bantuan serupa. Ia menuturkan, bantuan tersebut diberikan secara cuma-cuma untuk nelayan dan petambak yang ada di kawasan Jawa Barat. “Barang-barang ini diberikan habis, bukan bergulir atau dibayar kembali. Kita dari Pemerintah Pusat menyerahkan ke Pemprov dari Pemprov ke Pemkab/Pemkot baru setelah itu ke kelompok nelayan,” katanya. (damanik)

Berita Terkait

Komentar

Komentar