Gubsu Edy Akhirnya “Menyerah” tak Jadi Musnahkan Ternak Babi

MEDAN, (tubasmedia.com) – Setelah mendapat tantangan dari semua pihak, akhirnya Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi “menyerah” tidak jadi memusnahkan ternak babi di wilayah yang dipimpinnya.

‘’Gubernur telah membantah disebut akan memusnahkan (stamping out) ternak babi di Sumut untuk menghentikan virus African Swine Fever (ASF) yang sedang mewabah di 18 kabupaten/kota di Sumut. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, Azhar Harahap, dalam konfrensi pers, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (17/01/2020) sore.

Bantahan tersebut, kata Azhar, sekaligus menjawab keresahan masyarakat peternak babi karena berkembangnya pendapat yang menyebutkan gubernur akan memusnahkan ternak babi.

“Kami menemukan ada pernyataan dalam gerakan save babi yang menyebutkan rencana Gubernur Sumut akan memusnahkan ternak babi di Sumut dalam waktu dekat. Pak Gubernur tidak ada mengeluarkan statement untuk memusnahkan babi di Sumut,” tegas Azhar.

Dia menegaskan, pemusnahan babi tidak akan dilakukan karena bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2012 tentang Kesejahteraan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan, Bab III Kesehatan Hewan Pasal 83-Pasal 99.

Pemusnahan ternak babi juga melanggar prinsip Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (Office International des Epizooties/OIE). Namun yang paling terpenting adalah karena pemusnahan merugikan masyarakat peternak babi.

“Oleh karena itu kami sampaikan agar masyarakat peternak babi jangan resah. Gubernur ataupun Pemprov Sumut tidak akan memusnahkan ternak babi di Sumut karena itu merugikan masyarakat baik secara ekonomi dan budaya,” tegas Azhar. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar