Guru Dianjurkan Memiliki Laptop

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

TASIKMALAYA, (Tubas) – Disdik Kota Tasikmalaya melakukan upaya peningkatan kualitas SDM guru dengan menganjurkan setiap guru memiliki laptop. Satu guru satu laptop (Sagusala) bukan merupakan program melainkan hanya anjuran kepada guru yang telah tersertifikasi. Anjuran tersebut untuk meningkatkan kinerja guru, selain itu juga untuk mempermudah mengakses berbagai informasi di bidang pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya, H. Endang Suherman kepada tubasmedia.com menambahkan Sagusala tengah menjadi bahasan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). “Itu hanya kita anjurkan buat guru yang sudah tersertifikasi saja,” katanya.

Menurut Endang, ketika tunjangan sertifikasi cair untuk satu semester saja, dengan tunjangan sertifikasi Rp 2 juta per bulan, maka para guru sudah bisa membeli laptop. “Jadi sebagian dana sertifikasi yang mereka terima sebaiknya bisa disisihkan untuk membeli sarana penunjang pendidikan berupa laptop,” harapnya, pekan lalu.

Namun demikian, tambah Endang, Disdik tidak melakukan penggiringan terhadap kepemilikan laptop bagi para guru, apalagi menjadikannya sebuah program. “Kita tak pernah melakukan penggiringan, hanya memotivasi saja agar para guru memiliki sarana penunjang pendidikan berupa laptop,” harapnya. (hakri/dadang)

Topik :

Berita Terkait

Komentar

Komentar