Hanya Asia Strait Times yang Menyiarkan Berita Prabowo, Kenapa Ya…?

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Sebelumnya diketahui Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan wartawan asing di kediamannya, Kartanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (6/5/2019) pukul 16.00 WIB.

Dikutip dari Kompas.com, pertemuan tersebut dilakukan secara terbatas dan tertutup, sebab hanya wartawan media asing terdaftar yang dapat masuk ke kediaman Prabowo Subianto.

Sedangkan, wartawan dari media nasional tidak diperbolehkan untuk meliput dan mengikuti pertemuan tersebut.

Berdasarkan penelusuran TribunJakarta.com, pertemuan tersebut hanya diwartakan oleh media asing yakni Asia Strait Times.

Dalam berita tersebut tertulis judul ‘Indonesian presidential hopeful Prabowo Subianto calls for data irregularities to be corrected’ ditayangkan pada Senin, 6 Mei 2019 pukul 09.52 PM waktu setempat.

Media asing Asia Strait Times memberitakan hasil pertemuan dengan Prabowo Subianto terkait kecurangan Pilpres 2019. Bahasan yang diangkat Prabowo Subianto yakni terkait kecurangan yang diduga terjadi di Pilpres 2019.

Selain itu, kesalahan penghitungan dari lembaga resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dirasa merugikan kubu Prabowo Subianto.

“Apa yang kami minta adalah koreksi semua penyimpangan. Kami ingin adanya audit dari Tim IT. Semua kesalahan entri harus diperbaiki, itu yang kami minta,” minta Prabowo Subianto di hadapan wartawan media asing.

Ia juga mendesak bahwa koreksi kesalahan tersebut harus selesai sebelum hasil resmi diumumkan oleh KPU. “Kami meminta koreksi itu selesai sebelum tanggal 22 Mei,” tambahnya.

Meskipun secara tidak pasti, Prabowo Subianto mengatakan bahwa ia akan mengajukan tuntutan hukum lain kali ini. Prabowo Subianto mengakui ada jalan hukum seperti Konstitusi atau Mahkamah Agung, tetapi timnya “pesimis” bahwa keadilan akan dilayani.(red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar