Harga Garam di Pantura Jateng Naik 500 Persen

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

DEMAK, (TubasMedia.Com) – Harga garam rakyat/krosok di Pantura Jawa Tengah bagian timur dari Kabupaten Demak, Jepara, Pati sampai Rembang, seiring musim hujan tiba naik. Harga bulan Maret Rp 200/kg kini menjadi Rp 350/kg. Pada Desember, diperkirakan menjadi Rp 900 sampai Rp 1.000/kg.

Sejumlah Kades di Kecamatan Batangan-Pati yang memiliki lahan 4.000 ha tambak garam mengatakan, kendati harga garam mulai naik dan mencapai 500 persen di akhir tahun, para petani garam tak menikmati keuntungan itu. “Yang untung adalah juragan pemilik modal,” ujar Sunawa salah satu kades setempat.

Pada musim kemarau terjadi panen raya, harga garam anjlok sampai di bawah Rp 100/kg. Saat itu para juragan memborong garam dan menimbun di gudang mereka. Setiba musim hujan, terjadi paceklik garam, para juragan melepas garam timbunannya dengan harga berlipat ganda.

Pada musim peralihan ini, beberapa petani garam mencoba mengadu untung, menebar benih garam di tambak. Jika tak hujan mendadak garam bisa dipanen dan mendapat harga jual bagus, Rp 350/kg. Jika hujan, pupuslah harapan dapat keuntungan. (heru chris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar