Harga Komoditi Pertanian Anjlok Hingga di Bawah Harga Normal

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Harga komoditas pertanian di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) anjlok. Mulai dari komoditas kopi, cabai, umbi-umbian, hingga sayur-mayur, mengalami penurunan. Turunnya harga komoditas pertanian tersebut sudah terjadi sejak dua bulan terakhir.

Sejumlah petani yang ditemui di Pasar Tradisional Siborong-borong dan Tarutung, Selasa (12/5/2020),  mengatakan, anjloknya harga ditengarai sebagai dampak penyebaran virus corona (covid-19).

Para petani menyampaikan, sejak pandemi corona merebak, para pedagang pengumpul (saudagar) antar provinsi yang selama ini rutin membeli hasil pertanian warga, tidak lagi terlihat di keramaian pasar komoditas pertanian terbesar di Tapanuli Utara.

“Sudah ada dua bulan lebih. Kecuali kol, harga seluruh hasil pertanian sangat murah bahkan tidak ada lagi saudagar yang membeli,” kata sejumlah petani.

Salah seorang petani cabai yang sedang menunggu saudagar pengumpul, boru Sihombing, mengaku sedih dengan kondisi harga saat ini. Dia mengalami kerugian cukup besar akibat harga pertanian yang anjlok dan dipastikan semakin menambah beban hidupnya sebagai seorang petani.

“Jangankan untung, balik modal pun tidak. Bagaimana mau modal kembali kalau harga cabai cuma Rp 8.000 per kilo. Cabai rawit hanya Rp 6.000 per kilo,” ungkapnya sedih.

Dari pantauan di lokasi, harga sejumlah komoditas pertanian mengalami penurunan drastis, kecuali kol (kubis) yang mencapai Rp 70.000 per karung. Selainnya jatuh di bawah harga normal, termasuk biji kopi berada di kisaran Rp 12.000 per kg, jauh dibawah harga normal di kisaran Rp 25.000 per kg.

Jenis sayuran dari berbagai jenis juga mengalami nasib serupa. Jenis sawi pahit bahkan tidak ada pembeli sama sekali, kecuali para pedagang pengecer dalam jumlah terbatas. Tak terkecuali jenis umbi-umbian. Dari harga normal di kisaran Rp 40.000, saat ini jatuh di kisaran Rp 15.000 per karung, itu pun tidak sepenuhnya ada peminat. (tony)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar