Hina Yesus, Garda NTT Desak Polisi Segera Tangkap Rizieq

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (Garda NTT) merasa gerah dengan ceramah imam besar Habib Rizieq di Pondok Kelapa pada Minggu (25/12/2016).

Dalam video yang berdurasi 1.21 menit itu, Rizieq tampak berbicara di depan massa. Dia membahas mengenai ucapan selamat Natal.

Dalam ceramahnya di depan umat, Minggu, 25/12/16,  Rizieq mempertanyakan bahwa ‘Kalau Tuhan (Yesus) itu beranak, terus bidannya siapa?’ lalu diiringi dengan gelak tawa dari umat terhadap apa yang disampaikan dari Habib Rizieq tersebut.

Buntut dari video ceramah ini, Rizieq dilaporkan oleh PP PMKRI ke polisi atas dugaan penistaan agama.

Ketua Umum Garda NTT, Wilfrid Yons Ebiet ketika dikonfirmasi The Indonesian Post, Selasa dini hari, (27/12/2016) mengapresiasi langkah hukum yang ditempuh Ketua PMKRI Angelo Wake Kako.

Menurut Ebiet, ucapan Riziq itu sudah sangat keterlaluan, tidak bisa ditoleril karena menghina Yesus sebagai junjungan orang kristiani.

“Rizieq harus diadili. Dia tidak bisa seenak jidatnya menafsirkan kitab suci agama lain. Apalagi menghinah Yesus. Saya mendukung rekan-rekan PMKRI. Garda NTT siap membantu teman-teman disana. Ini tidak bisa dibiarkan, kita akan bantu kawal. Jika perlu kami siap turun ke jalan,” tegas Ebiet.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Garda NTT, Marlin Bato menyerukan polisi agar segera menangkap Habib Rizieq karena telah melakukan penghinaan yang sangat biadab kepada Yesus.

Menurut Marlin, perilaku Rizieq ini sudah sangat mengkhwatirkan dan berpotensi merusak hubungan antar pemeluk agama.

“Rizieq ini bahaya..!! Kami menyerukan Polisi untuk segera menangkap Habib Rizieq. Dia tidak paham soal theologia Kristiani, tapi mencoba menjungkirbalikan ajaran kristiani dengan logika yang dangkal. Kami mendesak pihak kepolisian segera tangkap Rizieq. Dia ini perusak. Manusia biadab. Harus segera diadili,” seru Marlin. (red)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar