Hindari Permainan Ahok Terapkan Sistem Cash Less Society

081214-NASIONAL-5
JAKARTA, (tubasmedia. com) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menerapkan sistem cash less society atau pengurangan transaksi uang tunai dengan menggantinya melalui transaksi kartu elektronik. Penerapan sistem ini untuk menghindari adanya permainan oknum tidak bertanggung jawab.

Pembayaran retribusi dan sewa kios pedagang ke PD Pasar Jaya dapat dilakukan melalui rekening bank. ” Mewujudkan cash less society karena di Jakarta PKL berjumlah 500-600.000 orang. Mereka akan ditaruh di Rusunawa dan pasar dengan kontrol melalui bantuan bank,” kata Ahok dalam acara penandatanganan kerjasama antara PD Pasar Jaya dengan tujuh bank, di Balaikota, Senin (8/12/2014).

Tujuh bank itu Bank DKI, Bank BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, Bank OCBC, dan BCA. Dengan ditandanganinya perjanjian tersebut, maka para pedagang pemilik kios di pasar yang dikelola PD Pasar Jaya tidak perlu lagi membayar uang sewa kios dan biaya pengelolaan pasar (BPP-retribusi) dengan transaksi tunai. melainkan melalui sistem auto debet rekening bank tersebut.

Mulai Januari 2015 sistem ini dimulai di 153 pasar. Penerapan sistem ini untuk menghindari adanya permainan oknum tidak bertanggung jawab. Pedagang akan mendapat kartu identitas yang terintegrasi dengan ATM. Sebelumnya transaksi non tunai ini juga telah diterapkan untuk penggunaan transjakarta seluruh koridor, pembayaran retribusi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dan pembayaran retribusi pedagang kaki lima (PKL).(siswoyo)

Berita Terkait