HKBP Minta Perusak Alam Ditindak Tegas

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mendesak pemerintah pusat dan daerah, swasta serta masyarakat agar sesegera mugkin melakukan langkah-langkah konkret menyelamatkan lingkungan hidup dan hutan di sekitar Danau Toba.

Demikian pernyataan HKBP dalam keterangan tertulis yang ditandatangani Eporus HKBP Pdt Robinson Butar-butar sehubungan terjadinya banjir bandang dan longsor di Parapat kemarin. Akibat banjir dan longsor telah mengganggu arus lalulintas dari Siantar ke Parapat.

Pemeliharaan lingkungan hidup dan hutan menurut HKBP adalah faktor penting keberhasilan dan keberlanjitan pembangunan infrastruktur dan aneka fasilitas umum yang dibangun pemerintah pusat akhir-akhir ini di seputar Danau Toba sebagai kawasan strategis parieisata nasional yang diharapkan membawa perbaikan kesejahteraan bagi rakyat.

Lebih lanjut disebut bahwa pemerintah pusat dan daerah perlu men gkaji kebijakan yang lebih spesifik untuk menghentikan laju deforestasi, memberi sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada setiap pihak yang merusak alam. Selain itu harus mengembalukan fungsi hutan di sekitar Danau Toba sebagai hutan alam untuk menyanggah kelestarian dan keindahan Danau Toba, flora dan fauna serta kesejahteraan masyarakat.

HKBP kata eporus berkomitmen untuk menolong korban bencana alam dan HKBP siap bekerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk menjadi mitra menjaga lingkungan hidup dan hutan sekaligus mendorong dan mengapresiasi program reboisasi yang ramah lingkungan, terencana dan konsisten. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar