HKI, Gereja Pionir, Menjadi Gereja yang Memberi Kelegaan

Panitia Nasional Jubileum 100 Tahun HKI, foto bersama usai dilantik

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Huria Kristen Indonesia (HKI), akan tampil sebagai gereja yang memberkati dan sekaligus memberi kelegaan kepada bangsa-bangsa di seluruh dunia dan secara khusus kepada bangsa Indonesia.

Hal itu dikatakan Ephorus HKI, Pdt Firman Sibarani MTh dalam khotbahnya pada acara pelantikan Panitia Nasional Jubileum 100 tahun HKI, Minggu sore (12/12/2021) di gereja HKI Juanda, Depok.

Gereja HKI yang lahir di Pantoan, Sumatera Utara, 1 Mei 1927 itu, pada tahun 2027 nanti, usianya genap 100 tahun.

Itulah sebabnya peringatan 100 tahun HKI akan lebih serius dirayakan sehingga enam tahun dari sekarang sudah disusun panitia nasional. Panitia-panitia lokal di berbagai jemaat juga akan dibentuk.

Tema Jubileum 100 tahun gereja nasionalis ini adalah  “HKI Memberkati Indonesia”

Guna mendukung program menjadikan HKI sebagai gereja yang memberkati dunia, Ephorus Pdt Firman dalam khotbahnya mengutip Kitab Wahyu 22:2 yang bercerita tentang pohon-pohon kehidupan di tengah-tengah kota yang tak berhenti berbuah dan tidak kenal musim. Daunnya-pun dapat digunakan untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

“Seperti sabda itulah nantinya HKI menjelang 100 tahun dan setelah seabad di tengah-tengah masyarakat seluruh bangsa,’’ katanya.

Pelantikan yang berlangsung dalam ibadah itu juga dihadiri Sekretaris Jenderal HKI Pdt Hotman Hutasoit MTh bersama dua  pimpinan daerah di Jakarta, Praeses Daerah 12 Pdt Happy Pakpahan STh dan Praeses Daerah 7 Pdt Marudut Lumbangaol STh serta puluhan jemaat HKI yang selama acar berlangsung, selalui mentaati prokes.

Terpilih sebagai Ketua Umum St Dr Yuni Artha Manalu SH, MH seorang wanita karier yang juga penetua (pelayan) di HKI dan dibantu empat orang wakil ketua.

Suasana kebaktian

 

Gereja Pionir

Selain itu, kepanitian tersebut juga diisi dengan berbagai seksi dimana personil panitia puluhan orang itu, umumnya didominasi kaum muda, kader-kader unggulan HKI.

Panitia Nasional diprogramkan setiap tahunnya sejak tahun depan akan melaksanakan berbagai acara istimewa di Jakarta dan juga di berbagai daerah. Puncak perayaan 100 tahun dilaksanakan tahun 2027.

Sebagaimana diketahui, HKI adalah merupakan gereja pionir dalam gerakan nasionalisme di Tanah Batak dan sebagai  gereja pertama mandiri di Sumatera yakni  melepaskan diri dari kungkungan zending dan selanjutnya  dipimpin kaum pribumi Batak.

Karenanya, salah satu kegiatan panitia adalah menyusun dan menerbitkan buku sejarah HKI. Kekayaan sejarah HKI itu diharapkan bakal memperkaya informasi bagi seluruh gereja dan bangsa.

Penulis buku direncanakan melibatkan para pakar dan tokoh-tokoh nasional.  Bukan hanya orang gereja dan intelektual warga HKI, tapi tokoh nasional dari ,lintas agama. Diharapkan Presiden RI Joko Widodo berkenaan menulis sambutan di buku tersebut.

Dijelaskan oleh Ephorus, setiap tahun menjelang tahun 2027 akan dilaksanakan aneka kegiatan budaya dan makanan khas Batak. Misalnya,  pagelaran tarian Batak seperti misalnya festival martumba dan atraksi moccak – silat Batak – secara massal.

Juga akan diadakan aksi sosial seperti donor darah dari seluruh pelayan dan jemaat HKI dan mengkampanyekan gerakan gereja hijau. ‘’Ini juga dipandang sangat penting dalam rangka menjaga kelestarian alam,’’ tambahnya.

Satu lagi rencana monumental Pucuk Pimpinan HKI menjelang seabad ini, akan membuka kantor perwakilan HKI dan pusat pembinaan di Jakarta.  ‘’HKI yang berkantor pusat di Pematang Siantar, diharapkan memiliki perwakilan resmi di kota metropolitan,’’ kata Ephorus.

Selain itu ada pula lomba penulisan tentang karakter peribadatan HKI pasca-100 tahun. Lomba berhadiah ini khusus hanya diikuti usia milienial dengan maksud untuk mengetahui seberapa besar animo warga muda HKI tentang peribadatan di gerejanya ditengah-tengah derasnya arus perubahan yang begitu dahsyat. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar