Hujan Deras Jebol Tanggul Persawahan di Paranginan

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com.) – Hujan deras yang turun terus menerus, mengakibatkan tanggul tali air di Desa Siborutorop dan Desa Lumban Sialaman, Paranginan, Doloksanggul tergerus. Dampaknya, tanah persawahan amblas hingga merusak persawahan di daerah tersebut.

Kejadian beberapa hari lalu itu, merugikan masyarakat karena ratusan hektar lahan persawahan terganggu jelang musim tanam.

Pj. Kepala Desa Siborutorop, Suparto mengaku telah membuat laporan tertulis kepada Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor.

‘’Bupati telah menanggapinya dengan memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) untuk segera turun ke lapangan,’’ kata Camat Paranginan, Parlin Siahaan ST, Rabu 29/7 di Siborutorop.

“BPBD Humbahas telah menurunkan alat berat excavator, mungkin dua minggu ke depan  sudah selesai dikerjakan,” jelas Parlin.

Ditambahkan, selain Tambok Mandi Sihaporas dan persawahan Ulaman Aek Naporngis Desa Siborutorop yang mengalami kerusakan, juga tanggul tali air Sihaporas Lumban Saba jebol mengakibatkan ratusan ha lahan persawahan terancam gagal panen.

Kabid Logistik BPBD Humbahas, Astri Sitompul saat dihubungi tubasmedia.com membenarkan fihaknya telah menurunkan alat berat untuk menangani tanah amblas yang terjadi di Siborutorop, melalui program tanggab bencana. “Sudah kita turunkan satu unit alat berat,” kata Astri.

Di tempat terpisah,warga setempat, Oppu Bangkit Togatorop bersama Marulak Togatorop, mengapresiasi penanganan cepat dari Pemkab Humbahas.

“Terimakasih kepada Bupati Dosmar Banjarnahor atas kepeduliannya memberikan perhatian untuk desa kami,” kata Oppu Bangkit.

Mereka berharap, ke depan Bupati mau membangun irigasi persawahan untuk memaksimalkan hasil pertanian di daerah itu.

Persawahan Tambok Mandi yang amblas kurang lebih setengah ha itu memutus tali air Sihaporas yang mengaliri persawahan ratusan ha di Desa Siborutorop dan Desa Lumban Sialaman.(edison ompusunggu)

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar