Humbahas akan Menjadi Lumbung Pertanian dan Peternakan Andalan di Indonesia

Bupati Dosmar BAnjarnahor dan Wakil BUoati Oloan Nababan foto  Bersama dengan unsur Forkopimda usai paripurna DPRD -tubasmedia.com/edison ompusunggu

 

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Food Estate (FE – lumbung pangan) akan mampu menjadi tulang punggung ekonomi di Humbang Hasundutan (Humbahas), bahkan perekonomian secara nasional. Hal itu disampaikan Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor SE dalam sambutannya pada rapat Paripurna DPRD mengawali tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Humbahas di Gedung DPRD Doloksanggul, Kamis 4/3

Dosmar Banjarnahor dan wakilnya DR(C) Oloan Paniaran Nababan SH MH yang baru dilantik Jumat 26/3 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program FE di Kabupaten Humbang Hasundutan, karena sangat berdampak positif untuk banyak orang.

Menurut Dosmar, keterbatasan anggaran, sumber daya manusia dan waktu, bukan menjadi penghalang. Akan tetapi harus lebih meningkatkan profesionalitas dan etos kerja untuk tetap menyanggupi kebutuhan masyarakat yang harus terpenuhi.

‘’Dengan demikian  kehadiran FE yang merupakan  lumbung pangan nasional akan menjadi tulang punggung ekonomi, tidak saja di Humbang Hasundutan tapi di Sumut dan Indonesia,’’ katanya menambahkan, peningkatkan hasil pertanian di Humbahas, harus fokus kepada kelompok tani.

Dengan kondisi cuaca, iklim yang ada, harus mampu melihat peluang tanaman apa yang sesuai dengan kondisi waktu saat itu. Dibantu dengan penyuluh pertanian dan ketersediaan alat-alat mesin pertanian, sehingga diharapkan meningkatnya produksi pertanian.

Selain pertanian, katanya, Humbang Hasundutan juga menjadi salah satu tujuan destinasi pariwisata.

Mengubah Budaya

Bupati berharap masyarakat mau mengubah budaya yang tidak baik khususnya di daerah wisata, dengan membersihkan dan menata lokasi sebagai daya tarik pengunjung. Bukan hanya itu,  masyarakat diharapkan lebih aktif mengurus sertifikat tanah melalui BPN. Dengan adanya bukti berupa sertifikat kepemilikan akan mengurangi permasalahan tanah ke depannya.

Khusus kepada ASN, peluncuran aplikasi e-kinerja, Dosmar berharap  akan mampu mendorong ASN menciptakan karya dan inovasi dalam bekerja. “Tidak ada lagi ditemukan ASN yang bermalas-malasan karena setiap pekerjaan merupakan dasar pemberian besaran tunjangan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, visi pemerintah daerah adalah Humbang Hasundutan, yang maju dalam  bidang pertanian, peternakan, ekonomi kreatif dan masyarakat bermentalitas unggul melalui tata kelola pemerintahan yang baik, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Sementara misi adalah mewujudkan Humbahas menjadi daerah yang maju dan menjadi lumbung pertanian serta peternakan di Indonesia.

Visi dan misi ini akan efektif setelah dirancang dan disusun serta ditetapkan bersama DPRD dan Pemkab Humbahas melalui Perda sebagai dokumen perencanaan 5 tahun ke depan.  Program yang bisa dilaksanakan Bupati/Wakil Bupati Humbahas tahun 2021 ini antara lain reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan, meningkatkan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas pertanian dan peningkatan kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan.

Visi ini dibangun untuk menciptakan masyarakat Humbang Hasundutan yang unggul memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik. Berdayaguna berperan aktif dalam pembangunan daerah, kreatif dan mampu menciptakan peluang usaha melalui ekonomi kreatif. Sejahtera memiliki taraf kehidupan yang baik, berkeadilan membangunan infrastruktur yang merata dan tepat guna serta peningkatan produksi pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.  (edison ompusunggu)

Berita Terkait

Komentar

Komentar