Humbahas Mewujudkan SDM Berkualitas Melalui Sekolah Penggerak

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berkeinginan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas di bidang pendidikan melalui Sekolah Penggerak.

Hal itu disampaikan Bupati Humbahas  Dosmar Banjarnahor SE, melalui Kepala Dinas Pendidikan Humbahas, Joni Gultom baru-baru ini di ruang kerjanya kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan visi misi di bidang pendidikan yang mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

Disebutkan, program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul melalui pelatihan kepala sekolah dan guru.

Program Sekolah Penggerak katanya, merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

‘’Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak,’’ tambahnya.

Joni memaparkan, untuk mewujudkan visi dan misi  menciptakan siswa/i yang unggul dalam bidang pendidikan, pemerintah berupaya secara  terus menerus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu serta kwalitas pendidikan .

Dikatakan, setelah penandatanganan MoU dengan Dirjen Kemendikbud  baru-baru ini, dalam rangka mewujudkan Pendidikan Sekolah Penggerak di Kabupaten Humbahas, diharapkan mampu menambah pengetahuan serta kualitas guru dan sekolah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten  Humbahas telah mempersiapkan program  dengan harapan Humbanghasundutan masuk menjadi salah satu sekolah yang menerapkan sekolah penggerak.

”Bupati  melalui Kepala Dinas Pendidikan Humbang Hasundutan akan melakukan sosialisasi dan seleksi kepada sekolah yang akan ditetapkan menjadi sekolah penggerak, “terang Joni.

Menurutnya, kegiatan itu  dimulai Selasa 25/1/2022 diikuti 46 kepala sekolah dan K3S untuk SD  serta PAUD Pembina. “Diharapkan kepada seluruh sekolah di Humbahas mengikuti seleksi sekolah penggerak, setelah ini nantinya pada  tanggal 28-30 secara nasional di Batam kegiatan yang sama akan digelar, ” jelasnya.

Tahun 2022Humbahas diharapkan menjadi salah satu  peserta sekolah penggerak yang terpilih atau yang ditunjuk pemerintah, maka secara otomatis akan mendorong kemajuan mutu pendidikan baik dari segi pembelajaran dan sarana prasarana dan sesuai sosialisasinya maka sekolah yang ditetapkan pemerintah akan mendapatkan apirmasi kinerja.

” Kalau boleh seluruh sekolah kita yakni 218 SD 46 SMP 7 Paud Pembina yang akan menjadi sekolah pendukung program sekolah penggerak” , harapnya.

Dijelaskan, setiap Kepala Sekolah harus mengikuti diklat pelatihan dan Kepala Sekolah yang sudah memimpin sekolah penggerak akan ada komitmen  tidak akan bisa bergeser selama empat tahun, yang terakhir adalah bahwa Kepala Sekolah akan mendapat apirmasi kinerja yang bagus untuk mendukung progran pembelajaran disekolah.

‘’Saya tidak mau cuman di dinas yang tahu tentang guru penggerak, sebenarnya sudah ada sekitar 70 guru yang telah mengikuti sosialisasi pelatihan guru penggerak tahun lalu  bertempat di SMK 1 Doloksanggul, dan tutornya dari badan diklat  Yogyakarta hingga sekarang masih berlanjut secara daring, karena  waktunya hingga enam bulan, ” tandasnya.(edison ompusunggu)

Berita Terkait