Humbahas Song-song Swasembada Bawang Putih dan Bawang Merah

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Camat Kecamatan Paranginan,  Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Parlin Siahaan ST menyambut gembira rencana pemerintah Propinsi Sumatera Utara menuju swasembada bawang putih dan bawang merah yang akan dimulai dai Kabupaten Humbahas.

Menurutnya, Kecamatan Paranginan masih memiliki  lahan yang cukup luas dan belum diolah secara maksimal. Selain itu juga, kultur tanah yang cocok serta pangsa pasar yang sangat menggiurkan yang tentunya akan mendatangkan untung bagi masyarakat petani.

‘’Kita sangat menyambut positif rencana Pemprop Sumut menuju

swasembada bawang putih dan bawang merah,’’ katanya kepada tubasmedia.com yang menemuinya di kantornya Jumat 10/7 menanggapi  berita yang dilansir tubasmedia.com tentang pernyatan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumut, Dahler Lubis menuju Swasembada Bawang Putih dan Bawang Merah, baru baru ini di Medan.

Dahler Lubis menyebut, secara bertahap rencana Sumut menuju swasembada bawang itu terus dan sedang dilakukan yang dimulai dari Humbang Hasundutan yang memiliki 5.000 hektar lahan.

“Lihat itu Kelompok Tani Sepadan di Lumban Gorat dan Kelompok Tani Saut Gabe di Sisagu-sagu Desa Paranginan Utara, bawang merah bantuan dari Pemkab Humbahas  pertumbuhannya sangat bagus”kata Parlin.

Untuk itu kata dia, apa yang diprogramkan Pemprop Sumut  untuk memulai swasembada bawang putih dan bawang merah yang akan dimulai dari Humbang Hasundutan, kita akan sikapi serius.

Terpisah, Ketua Kelompok Tani Sepadan, Rico Siregar kepada tubasmedia,com mengaku, Kelompok Tani yang dipimpinnya mendapat bantuan bibit bawang merah dari Pemkab Humbahas sebanyak 500 kg yang sudah ditanami diatas lahan 1 ha.

“Kami  berterimahkasih kepada Pemkab Humbahas karena telah memberi bantuan bibit bawang merah untuk KT Sepadan,” akunya, sembari menunjukkan bawang merah milik KT Sepadan yang baru berumur 39 hari itu.

Rico mengaku pertumbuhan bawang merah milik KT Sepadan cukup bagus. Mudah-mudahan tidak ada gangguan virus agar hasil panenannya maksimal  dapat memberikan hasil bagi anggota Kelompok.

Senada, Ketua KT Saut Gabe, Jahormat Raja Guk-guk mengaku bawang merah milik Kelompoknya berkembang cukup bagus dan hingga saat ini tumbuh dengan sempurna.

Bungkem

Sebelumnya, tubasmedia.com mencoba konfirmasi melalui pesan WA, tentang sejauh mana kesiapan Pemkab Humbahas menyangkut  program Pempropsu dalam rangka menuju swasembada bawang putih dan bawang merah kepada Kepala Dinas Pertanian Humbahas Junter Marbun.

Namun Kepala Dinas Pertanian yang berkali-kali dihubungi, memilih bungkem, tutup mulut tak bereaksi apa-apa

Sangat disayangkan sikap Kadis Pertanian ini, padahal semangat Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor telah menggebu-gebu mengembangkan tanaman bawang di Humbahas. Pasalnya, pengembangan tanaman bawang putih dan bawang merah sangat potensial karena kebutuhan  bawang merah di Sumut sebesar 43.000 ton per tahun sementara saat ini masih 41% atau sekitar 18.000 ton yang bisa terpenuhi hingga kekurangan pasokan bawang merah ditutupi dari impor lokal seperti Brebes dan bawang putih diimpor dari Cina.

Sebelumnya,media ini telah mengabarkan selain Humbang Hasundutan, pengembangan di daerah lainnya juga sedang direncanakan, seperti Toba, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

Sebab di daerah-daerah itu pertanaman bawang merah cocok dikembangkan. Selain karena faktor cuaca, juga karena ketersediaan lahan. Selain itu, Dinas Pertanian Sumut  katanya akan terus mengupayakan benih-benih bawang unggul. (edison oppusunggu)

 

 

 

Humbanghas
Humbanghas

Berita Terkait

Komentar

Komentar