Humbahas Sumatra Utara Dijadikan Sebagai Sentra Pengembangan Tanaman Herbal

DOLOKSANGGUL, (tubasmedia.com) – Pemerintah Pusat akan menjadikan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara sebagai sentra pengembangan tanaman herbal yang tidak saja di Provinsi Sumatera Utara, tapi di Indonesia.

Untuk mewujudkan itu, akan dibangun Taman Sains dan Teknologi Herbal (TSTH) di Desa Aek Nauli, Kecamatan Pollung, Humbahas. Rencana pembangunannya (groundbreaking) dilakukan pada Oktober 2021.

Rencana itu diutarakan Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan, saat meninjau lahan pembangunan TSTH di Desa Aek Nauli, Kecamatan Pollung, Humbahas, Rabu (01/09/2021).

Menko Luhut Panjaitan yang saat itu didampingi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, mengatakan progresnya saat ini adalah memasuki land clearing atau pembersihan lahan 200 Ha. “Persiapannya sudah kita lihat bagus, ” kata Luhut.

TSTH tersebut, kata Luhut, akan dikembangkan dengan beberapa universitas, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Institut Teknologi Del (IT Del) Sitoluama Laguboti Toba.

“Apabila program TSTH berhasil, Sumut akan menjadi percontohan tempat pengembangan tanaman herbal. “Semua sudah bagus, kalau pertanian ini nanti jalan, akan di copy tempat lain,” ujar Luhut.

Sementara itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, mendukung pengembangan tanaman herbal ada di Sumut. Menurutnya tanaman herbal sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Selain manfaat kesehatan, manfaat ekonomi juga akan didapatkan masyarakat, apabila pengembangan herbal tersebut berhasil.

Namun, kata Gubernur, untuk mewujudkan itu perlu dukungan setiap pihak. Mulai dari pusat hingga daerah. “Untuk mewujudkan ini, tentu memerlukan dukungan penuh dari setiap pihak, ” kata Gubernur Edy.

(sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar