IHSG Diharapkan Masih Dapat Melanjutkan Penguatan

IHSG-Menguat

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memaparkan, jelang hari libur IHSG mampu berada di zona hijau melanjutkan penguatan sehari sebelumnya.

Pelaku pasar tampak antusias kembali melanjutkan aksi belinya sehingga membawa IHSG mengalami kenaikan cukup signifikan. Penguatan IHSG pun sejalan dengan menghijaunya sejumlah laju bursa saham Asia (kecuali Tiongkok).

“Adanya keinginan dan harapan penurunan suku bunga BI rate serta masih adanya ekspektasi akan datangnya badai el nino telah menggerakkan saham-saham berbasiskan properti, aneka industri, dan perkebunan,” kata Reza, Jumat (15/5/15).

Bahkan masih berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah dunia turut mendorong penguatan sejumlah harga komoditas dan berimbas pada penguatan saham-saham pertambangan. Meski juga di selingi aksi profit taking dan masih berlanjutnya aksi jual asing namun, sentimen-sentimen tersebut mampu mengimbanginya dan mempertahankan IHSG di teritori positifnya sekaligus mampu melampaui kekhawatiran.

Sebelumnya, pergerakan IHSG cenderung variatif mengikuti volume transaksi dari pelaku pasar. Variatifnya laju volume transaksi membuat tren kenaikan IHSG terganggu sehingga wajar jika tidak dapat inline dengan bursa saham Asia lainnya. Meski diharapkan penguatan dapat berlanjut namun, tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah (jika ada). Investor asing catatkan nett sell (dari net sell Rp 397,49 miliar menjadi net sell Rp Rp 384,73 miliar).

Pada perdagangan Jumat (15/5/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5189-5215 dan resisten 5252-5267. Laju IHSG mampu melampaui area target resisten (5215-5225) dan mampu bertahan di atas area target support (5168-5188).

“Laju IHSG masih kami harapkan untuk dapat melanjutkan penguatannya dan tidak terprofitisasi. Apalagi masih ada utang gap atas di level 5403-5424,” tutur Reza.

Namun demikian, tidak dipungkiri kenaikan cukup tinggi tersebut menimbulkan hasrat untuk profit taking sehingga dapat membalikkan IHSG melemah. Jikapun terjadi maka diharapkan dapat terbatas agar tren kenaikan yang sedang dibuat IHSG tidak terganggu.

“Meski kami berharap penguatan dapat berlanjut namun, tetap mewaspadai potensi pembalikan arah melemah (jika ada),” imbuh Reza.

IHSG pun bisa saja terlihat galau antara memilih untuk menguat terimbas hijaunya bursa saham AS dan Eropa atau menanggapi negatif kenaikan BBM jenis pertamax dan sejenisnya.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

ASII 7325-7675|Spinning lewati MBB. Stochastic bergerak naik diiringi kenaikan volatility. Tren kenaikan sedang coba bertahan|Trd buy slm bertahan di atas 7475

SSMS 2170-2350|Shooting star lewati upper bollinger band (UBB ). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan MFI. Target Rst 2250 terlampaui namun, berbalik turun|Trd sell jika 2200 gagal bertahan

BMRI 11100-11375|Tweezers bottom di bawah MBB. RoC turun dibarengi tertahannya kenaikan william’s %R|Trd sell jika 11200 gagal bertahan

DILD 620-685|Inverted hammer sempat lampaui MBB. Volume beli naik diikuti kenaikan RSI|Trd buy slm bertahan di atas 635

PTBA 9900-10425|Spinning lewati MBB. MACD berlanjut naik setelah golden cross. RSI bergerak naik|Trd buy slm bertahan di atas 10500

INCO 3295-3455|White marubozu dekati UBB. Parabollic SAR bergerak naik diiringi peningkatan RSITrd buy slm bertahan di atas 3390

SOCI 560-625|Inverted hammer bertahan di atas MBB. William’s %R bergerak naik diiringi peningkatan volatility|Trd buy slm bertahan di atas 570. (angga)

Berita Terkait