IHSG Diperkirakan Akan Melemah Karena Sentimen Global

penguatan-ihsg-mulai-berkurang-waspadai-pembalikan-arah-Oef

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Ascend, Rowena Suryobroto memaparkan, IHSG diperkirakan akan melemah karena sentiment negative bursa global.

DJIA ditutup melemah -0.13% ke 18,116.8. S&P500 flat negative -0.03% ke 2,109.7. Nasdaq positif +0.10% di 4,961.0.

Bursa-bursa di Eropa ditutup mixed cenderung positif. FTSE -0.04%; DAX +0.73%; CAC40 +0.65%. Nikkei dibuka turun tipis -0.14%. Minyak WTI di Pasar Nymex ditutup turun -2.68% ke US$ 49,5/ barel. Emas turun -0.34% ke US$ 1,200.8

Wall Street ditutup mixed menunggu penjelasan ketua The Fed, Janet Yellen, kepada kedua dewan kongres pada hari Selasa dan Rabu mengenai pandangan The Fed yang tampaknya membingungkan pasar.

“Sebelumnya notulen rapat The Fed menunjukkan dua kubu, di mana satu menunjukkan kepercayaan untuk meningkatkan suku bunga sedikit demi sedikit, namun ada beberapa banker yang memberikan indikasi bahwa peningkatan ini terlalu cepat,” jelas Rowena, Selasa (24/2/15). Penjualan rumah Januari turun dibandingkan bulan sebelumnya maupun ekspektasi pasar, ke 4,82juta.

Kuatir akan tingkat inflasi yang akan meningkat karena lonjakan harga beras, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah memerintahkan Perum Bulog menggelontorkan 300.000 ton beras untuk masyarakat miskin (raskin), mulai besok. “Sebelumnya, pendistribusian raskin sempat tertunda selama 3 bulan dari November-Desember-Januari,” imbuh Rowena. (angga)

Berita Terkait

Komentar

Komentar