IHSG Ditutup Melemah Karena Penurunan Harga Minyak

ihsg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Ascend, Rowena Suryobroto memaparkan, IHSG ditutup melemah karena penurunan harga minyak. IHSG melemah 6,1 poin (0,12%) pada level 5.262,7 poin. Sementara itu, saham-saham blue chip dalam LQ45 ditutup turun 0,28% pada 916,78 poin.

Bursa Nikkei ditutup turun -1,06% pada level 17.606,2 poin. Hang Seng negatif -1,07% pada level 24.595,9 poin. Shanghai turun 1,27% pada level 3.263,7 poin.

Bursa-bursa di Eropa dibuka melemah, FTSE turun 0,9%, DAX turun 0,8% dan CAC negatif 0,7%. Rupiah melemah 17 poin pada Rp 12.515 per Dollar AS.

“IHSG melemah karena kekuatiran akan harga minyak yang terus melemah dalam perdagangan Asia, setelah data persediaan minyak AS naik hampir 9 juta barel minggu lalu menjadi 407 juta, level tertinggi sepanjang masa,” kata Rowena, Kamis (29/1/15).

Nilai perdagangan moderat, Rp 5,49 triliun, dengan net sell asing Rp 30,65 miliar, turun dibandingkan hari sebelumnya.

Hampir semua sektor mengalami penurunan kecuali property yang naik 0,67%, serta infrastruktur dan perdagangan yang cenderung flat namun masih mencatatkan kenaikan. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor agri diikuti dengan aneka industri. Sebanyak 140 saham mengalami kenaikan, sementara 155 turun.

Saham yang turun paling dalam adalah Astra Agro Lestari (AALI) yang turun Rp 475 menjadi Rp 23.300, serta Gudang Garam, Tbk (GGRM) yang turun Rp 475 juga menjadi Rp 56.500. Saham yang naik adalah Samudera Indonesia, Tbk (SMDR) yang naik Rp 425 ke Rp 11.725. (angga)

Berita Terkait