IHSG Masih Fluktuatif

ihsg

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Equity Analyst Ascend, Agus Susanto Benzaenuri memaparkan, IHSG cenderung fluktuatif dengan masih dibayangi pelemahan.

Dow Jones terkoreksi 0,65% pada level 17.068,87 poin. Nasdaq turun 1,24% pada level 4.547,83 poin. S&P 500 negatif 0,85% pada level 1.972,74 poin. Nikkei 225 bergerak naik 0,14%.

Bursa Eropa semalam ditutup positif. FTSE naik 2,41% DAX positif 2,46% dan CAC menguat 2,17%. Minyak WTI pasar Nymex bergerak negatif 1,00% pada level US$ 55,37 per barrel. Emas diperdagangkan naik 0,09% pada level US$ 1.198,03 per oz. “IHSG cenderung fluktuatif dengan masih dibayangi pelemahan,” kata Agus, Rabu (27/12/14).

Permasalahan ekonomi Rusia yang memaksa negara tersebut menaikkan suku bunga dan perlambatan ekonomi China cenderung menekan perdagangan bursa regional, namun potensi peningkatan masih berpeluang terjadi seiring pembukaan bursa Asia yang mayoritas menguat pada pagi tadi.

Wall Street ditutup negatif. Wall Street bergerak gluktuatif dengan volatilitas tinggi. Sempat menguat hingga 1% lebih dibandingkan penutupan hari sebelumnya namun akhirnya turun hingga 1% setelah penutupan.

“Volatilitas yang tinggi ini akibat kekhawatiran terhadap Rusia yang menaikkan suku bunga acuan seiring dengan the Fed yang akan menaikkan suku bunga semester dua tahun depan,” jelas Agus.

Industri manufaktur AS semalam masih tumbuh meskipun dengan pertumbuhan paling lambat sejak tahun 2011 sementara sebelumnya manufaktur China dilaporkan melambat sementaa Eropa masih tumbuh dalam bulan Desember ini. (angga)

Berita Terkait