IHSG Menurun Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

ihsg-berpotensi-menurun

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Equity Analyst Ascend, Agus Susanto Benzaenuri memaparkan, IHSG menurun seiring dengan turunnya harga minyak dan kondisi perekonomian global. IHSG melemah 12,71 poin (-0,24%) pada level 5.152,69 poin. Sementara saham-saham blue chip dalam LQ45 turun 0,40% pada 886,48 poin.

Bursa Nikkei ditutup melemah 0,89% pada level 17.257,40 poin. Hang Seng turun 0,90% pada level23.312,54 poin. Shanghai ditutup melemah 0,45% pada level 2.926,66 poin.

Bursa-bursa di Eropa dibuka positif- FTSE naik 0,09%, DAX menguat 0,34% dan CAC naik 0,07%. Rupiah pada kurs tengah BI flat pada Rp 12.336 per Dollar AS.

“IHSG dalam perdagangan hari ini menurun seiring dengan bursa Asia yang ikut merosot karena penurunan harga minyak dan kekhawatiran akan kondisi perekonomian global yang melambat,” kata Agus, Kamis (11/12/14).

Selain itu, pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini ditekan dari 9 sektor yang berada di teritori negatif, salahsatunya penurunan terdalam terdapat pada sektor aneka industri yang melemah sebesar 0,68% dan pada sektor konsumer sebesar 0,57%.

Sementara itu, pada sektor perdagangan masih bertahan dalam teritori positif yaitu menguat tipis sebesar 0,047%. Dalam transaksi hari ini pada bursa Indonesia tercatat sebanyak 6,50 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 5,46 triliun dan investor asing dalam perdagangan kali ini mencatatkan penjualan bersih hingga Rp 512 miliar.

Saham-saham yang membuat IHSG tertekan berdasarkan rata-rata tertimbang diantaranya saham Bank BRI (BBRI) terkoreksi 0,43% ditutup pada level Rp 11.500, saham Bank Mandiri (BMRI) yang melemah 0,46% pada level Rp 10.725, saham Unilever Indonesia (UNVR) terkoreksi 0,64% ditutup pada harga Rp 30.900, Astra International (ASII) terkoreksi 0,69% ditutup pada level Rp 7.100 dan saham Indofood CBP Sukses makmur (ICBP) yang melemah 2,54% pada harga Rp 11.500.  (angga)

Berita Terkait