IHSG Telah Membentuk Pelemahan Jangka Pendek

ihsg-siang

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada memaparkan, tidak jauh beda dengan ulasan sebelumnya dimana dituliskan bahwa terlihat laju IHSG sedang wait and see terhadap suatu sentimen.

“Asumsi kami, IHSG menunggu kejelasan dari rilis hasil pertemuan The Fed sehingga potensi penguatan masih tertahan aksi jual. Tetap cermati perubahan yang yang terjadi dan waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan jika sentimennya masih negatif,” ungkap Reza, Jumat (30/1/15).

Terlihat pasca tuntasnya pertemuan The Fed kemarin malam tidak banyak memberikan imbas positif pada bursa saham AS sendiri sehingga direspon negatif oleh pelaku pasar di Asia, termasuk Indonesia. Bahkan juga tidak berpengaruh pada nilai tukar dimana US$ masih ramai ditransaksikan sehingga berimbas pada melemahnya laju Rupiah.

Adapun investor asing kembali mencatatkan nett sell (dari net sell Rp 424,06 miliar menjadi net sell Rp 30,57 miliar).

Pada perdagangan Jumat (30/1/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5243-5255 dan resisten 5270-5276. Laju IHSG kembali gagal mendekati area target resisten (5275-5280) namun, bertahan di area target support (5245-5255).

“Meski masih ada aksi beli yang menahan pelemahan lebih dalam namun, IHSG telah membentuk tren penurunan jangka pendek,” jelas Reza.

Belum adanya sentiment positif membuat laju IHSG masih dalam baying-bayang pelemahan. Tetap cermati perubahan yang yang terjadi dan waspadai adanya potensi pelemahan lanjutan jika sentimennya masih negatif.

Pertimbangan saham-saham antara lain :

LPKR 1080-1195|Three inside up dekati upper Bollinger band (UBB ). Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 1130

LPCK 11150-11550|Spinning sentuh UBB. Target resisten 11500 tercapai namun, gagal bertahan seiring mendatarnya mass index|Trd sell jika 11400 gagal bertahan

AKRA 4580-4750|White marubozu di area UBB. Momentum bergerak naik diikuti peningkatan RoC|Trd buy slm bertahan di atas 4675

PWON 475-525|Three inside up lewati MBB. RoC bergerak naik diikuti peningkatan momentum|Akumulasi beli slm bertahan di atas 485

BSDE 1980-2025|Doji star di atas area lower Bollinger band (LBB ). MFI mengalami kenaikan diikuti peningkatan RoC|Trd buy slm bertahan di atas 1985

WIKA 3635-3715|Spinning bertahan di atas MBB. Stochastic bergerak naik diikuti peningkatan volume beli. Trd buy slm bertahan di atas 3665. (angga)

Berita Terkait