IKM Alas Kaki, Diprioritaskan Pengembangannya

ALAS KAKI – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih bersama Bupati Bogor Nurhayanti dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi berfoto bersama para pengrajin alas kaki pada Kunjungan Kerja ke Sentra Alas Kaki, Bogor 3 Januari 2016. –tubasmedia.com/ist

 

BOGOR, (tubasmedia.com) – Kementerian Perindustrian mendorong produktivitas dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) produsen alas kaki.

Sektor ini menjadi salah satu yang diprioritaskan pengembangannya karena berperan dalam memberikan kontribusi terhadap devisa negara dan penyerapan tenaga kerja.

“Pada tahun 2016, penambahan investasi IKM alas kaki diperkirakan ar Rp2,8 triliun dengan nilai produksinya mencapai Rp22,98 triliun. Kami memproyeksikan, nilai produksi sektor ini akan meningkat pada tahun 2017 sebesar Rp24,25 triliun,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/1).

Menperin menegaskan, pihaknya terus memberikan perhatian lebih bagi IKM dalam negeri karena telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Di hari pertama kerja di tahun 2017 ini, agenda kunjungan kerja kami pertama ke Ciomas, dan ini adalah bentuk perhatian lebih yang diberikan pada pelaku IKM di Kabupaten Bogor,” ujarnya

Pada kesempatan tersebut, Menperin didampingi Dirjen IKM Gati Wibawaningsih melakukan dialog dan temu usaha dengan pelaku IKM Alas Kaki di Desa Mekar Jaya dan Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Bogor Jawa Barat.

Selain itu, rombongan mengunjungi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Desa Cibalagung, Bogor Barat, Jawa Barat.

Turut hadir pula Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor Dace Supriadi, serta anggota Koperasi Sandal Sepatu Bogor.(ril/sabar)

Berita Terkait