Breaking

Indonesia Hanya Jadi Tempat Sampah

image13-770x470.jpg2

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengakui, Indonesia hanya menjadi ‘tempat sampah’ bagi produk impor berkualitas tiruan.

Sebagai negara berpenduduk 250 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar yang menggiurkan. Tak heran jika negara ini dijadikan sasaran empuk bagi masuknya produk tiruan alias KW.

“Kita punya 250 juta penduduk, hanya menjadi pasar bagi negara tetangga yang kecil jumlah penduduknya. Mereka mampu memproduksi barang sejenis dan menjual ke kita. Ini ironis, menyakitkan. Kita hanya dijadikan ujicoba atau test market,” ujar Mendag Enggar di Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Politisi Nasdem ini bilang, pasar Indonesia tak lebih hanya sebagai uji coba pasar bagi negara tetangga. Menyakitkan lagi, produk mereka berkualitas seadanya alias abal-abal.

“Kita menjadi tempat sampah yang kesannya ini barang murah dan kesampingkan kualitas,” kata dia.

Menteri Enggar bilang, perlindungan terhadap konsumen dan tertib niaganya, harus di kedepankan. Kementerian Perdagangan harus mampu menjelaskan ke konsumen akan hal itu, serta ada program ‘Aku Cinta Indonesia’. Tujuannya untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri.

“Itu yang saya bilang domestik market harus kita jaga. Kita harus edukasi konsumen untuk lebih pintar memilih prioritas,” pungkas mantan politisi Golkar ini. (red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar