Indonesia Harus Membangun Industri Kedirgantaraan

agung

BANDA ACEH, (tubasmedia.com) – Dengan market dalam negeri yang semakin tinggi, Indonesia sudah harus membangun industry kedirgantaraan, kata Direktur Bisnis dan Administrasi, PT Regio Aviasi Industri, Agung Banu Ismadi pada acara sosialisasi pesawat produk dalam negeri di kantor Pemda Propinsi Aceh kemarin.

Membangun industri kedirgantaraan di tanah air akan sangat menimbulkan dampak yang positif, tidak hanya kepada pemerintah, akan tetapi kepada seluruh masyarakat. Misalnya, dengan telah banyaknya armada penerbangan, tidak akan sulit lagi menghubungkan wilayah
antar pulau, di seluruh wilayah NKRI.

Tidak hanya itu, proyek tersebut jelas akan membuka Lapangan pekerjaan yang dapat merekrut banyak tenaga kerja khususnya di bidang teknologi tinggi. Dari sisi ekonomi-pun, jelas akan meningkatkan laju pertumbuhuan ekonomi, meningkatkan daya saing dan inovasi bangsa.

Sisi lain dengan kondisi tersebut akan menghemat devisa karena kita tidak lagi mengimpor pesawat. Multiplier effect yang luas dan tinggi juga akan kita rasakan sekaligus kita membuat
pesawat terbang nasional

Di bagian lain uraiannya dikatakan, upaya pengembangan pesawat udara R80 telah memperoleh dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta Institusi terkait, namun masih membutuhkan pendanaan.

Suatu investasi berbasis nasionalisme kebangsaan Indonesia, di bidang teknologi tinggi dalam percaturan internasional. Investasi di industri pesawat terbang memberikan multiplier
effect yang luas.

Mengundang investor (Pemda dan Swasta) untuk mendanai program R80 dalam bentuk ekuitas dan/atau pinjaman jangka panjang. ebagian besar Airlines domestik telah mengikuti proses rancang bangun R80 dalam Airlines Working Group (AWG). Telah diperoleh pesanan sebanyak 145 unit R80 dari 3 maskapai nasional. Pesawat Udara R80 dengan kapasitas 80 – 92 penumpang merupakan yang terbesar di kelasnya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar