Industri 4.0 Membuka Peluang Bagi IKM Untuk Berkembang.

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto tengah mempersiapkan Industri Kecil Menengah (IKM) agar dapat beradaptasi dengan era industri 4.0.

“IKM berpotensi sebagai motor pertumbuhan dan untuk pemerataan, karena 80 persen masih ada di IKM. Satu sisi ada yang bisa bersaing dan go internasional, mereka sudah ekspor,” ujarnya ketika ditemui di JCC, Jakarta, Kamis (5/4).

Panggah juga meyakini IKM tidak akan menemui kesulitan untuk beradaptasi dengan iklim industri dan penggunaan teknologi. asalkan pemerintah terus aktif memperkenalkan teknologi kepada pelaku IKM.

“Sekarang tinggal bagaimana mengaplikasikan teknologi digital ke dalam IKM. Ini tidak sulit karena teknologi ini dapat diakses secara mudah secara massal. Saya kira tidak masalah untuk beradaptasi,” ucapnya

Hal yang sama juga disampaikan Adhi S. Lukman, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Menurutnya, era industri 4.0 membuka peluang bagi IKM untuk berkembang.

“Yang jadi catatan bahwa industri 4.0 ini bukan hanya monopoli dari industri menengah besar, tapi industri kecil pun harus didorong ke sana karena ini menjadi satu kekuatan bagi pengembangan industri. Kalau dulu yang dikejar industrial scale, sekarang yang dikejar adalah customize permintaan yang secara spesifik, baik di personal, area, dan sebagainya, dengan jumlah yang tidak besar tapi bisa menekan biaya serendah mungkin,” katanya. (ris)

Berita Terkait

Komentar

Komentar