Industri Logam Diprediksi Tumbuh 7 Persen

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Didorong oleh penyelesaian permasalahan bahan baku di sejumlah pelabuhan yang mulai ada titik temu, Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan sektor industri logam dasar besi baja mencapai 6%-7% hingga akhir tahun.

Dirjen Basis Industri Manufaktur (BIM) Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto, mengatakan hal itu usai pembukaan Pameran Produk Logam, Selasa (11/9/2012) di Jakarta. ‘’Kinerja sektor industri tersebut sebenarnya ditargetkan tumbuh di atas 13% atau melebihi pencapaian tahun lalu,’’ tegasnya.

Akan tetapi, pada awal tahun ini permasalahan bahan baku besi tua (scrap) yang tertahan di sejumlah pelabuhan menjadi kendala utama melemahnya sektor tersebut.

Dengan demikian, tegasnya, target yang telah ditetapkan pemerintah pesimistis akan terealisasi hingga akhir tahun ini.

“Kami akui industri logam dasar sempat mengalami recovery pada 2010 dan mencapai titik keemasannya tahun lalu. Namun, tahun ini kondisinya tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.

Dia menjelaskan sejumlah solusi telah diupayakan untuk menyelesaikan importasi scrap yang sempat tertahan di sejumlah pelabuhan tersebut, terutama verifikasi. Pemerintah akan memperbaiki dengan memperketat proses verifikasinya.

Meskipun demikian, saat ini masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penerapan itu, seperti standardisasi dan klasifikasi limbah bahan berbahan dan beracun (B3).

“Itu yang sedang kita perbaiki. Sistemnya harus didudukkan. Kita harus menyusun standar, sebenarnya standarnya seperti apa. Menurut saya, itu sangat penting. Jika tidak ada standar, maka tidak ada ukuran dari para pelaku usaha maupun para penegak aturannya,” ujarnya. (sabar)

Berita Terkait

Komentar

Komentar