Industri Pulp dan Kertas Andalan Ekonomi

index

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong,akan bertemu dengan asosiasi industri kertas dan kelapa sawit guna me-review apa-apa saja yang harus dilakukan untuk meningkatkan industri kertas dan kelapa sawit.

Pertemuan itu dirancang menyusul banyaknya masukan yang disampaikan dalam pertemuan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), serta Asosiasi Pengusaha Hutan Industri (APHI) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

“Karena ini merupakan industri yang menjadi andalan kita dan industri strategis yang seluruhnya lokal,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin kepada wartawan, seperti dikutip dari laman Setkab.

Saleh Husin mengatakan, industri pulp dan kertas merupakan andalan ekonomi, di mana produknya dari hutan dan produk hasil dari hulu ke hilir ada di Indonesia. “Kalau kita bandingkan misalnya tekstil, tekstil kalau kita kira-kira devisa kan sekitar 13,5 miliar dolar AS, tetapi kan bahan baku kita impor kira-kira sekitar 8 miliar dolar AS. Nah ini, kalau misalnya di pulp tidak ada impor. Ini yang disampaikan, dari hulu sampai hilir semuanya lokal,” jelasnya.

Mengenai industri kelapa sawit, Menperin menyampaikan, industri ini harus terus didorong agar industri sawit, yang menjadi industri strategis kita, betul-betul bisa berkembang. Untuk itu, Menperin, pemerintah memandang perlu duduk bersama untuk bagaimana meningkatkan produksi, terutama pada perkebunan mandiri masyarakat. Ia mengingatkan, saat ini 43% total area perkebunan adalah milik masyarakat dan plasma. (ril/end)

Berita Terkait

Komentar

Komentar