Ini Cara Kementan Turunkan Harga Daging

images.jpgggggggggg

JAKARTA, (tubasmedia.com) -Sejumlah cara dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menurunkan harga daging sapi segar di pasaran. Salah satunya dengan mengimpor daging kerbau.

Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Agung Hendriadi, pembukaan impor kerbau dilakukan agar bisa terbentuk struktur pasar baru yang menyerupai negara tetangga, Malaysia.

Dia menjelaskan, struktur pasar niaga daging di Negeri Jiran tersebut memberikan banyak alternatif konsumsi daging bagi warganya.

Di Malaysia, selain daging premium dengan harga mahal, pemerintah juga memberikan akses harga daging yang terjangkau seperti daging kerbau dan sapi beku impor.

“Malaysia kan juga impor daging. Di Malaysia ada banyak pilihan, ada yang mahal, ada yang murah. Kalau pilihan lebih banyak struktur pasar bisa lebih baik. Pemerintah sediakan, toh masyarakat yang pilih,” kata Agung, Rabu (13/7/2016).

Diungkap, dengan banyak pilihan, secara otomatis daging segar yang selama ini dijual mahal di pasar dalam negeri memiliki pesaing. Hal itulah yang diinginkan Kementan dalam jangka pendek.

“Kita intervensi pasar karena selama ini dianggap nggak ada saingannya. Hampir sama dengan Malaysia, jual berbagai macam daging. Tugas kita pastikan daging yang macam-macam itu halal,” ujar Agung.

Menurutnya, program swasembada dalam jangka panjang masih terus dikebut, seperti inseminasi buatan, impor indukan sapi, dan sentra peternakan rakyat (SPR).

“Siapa yang mau impor kalau bisa mencukupi sendiri, kebijakan impor kita tetap akan mengurangi kuota setiap tahun. Inseminasi buatan, SPR, dan pulau karantina untuk impor indukan tetap sesuai target 2019. Semua tetap jalan terus,” kata Agung.(red)

 

Berita Terkait

Komentar

Komentar