Integrasi Infrastruktur Transportasi dan Digital

Oleh: Efendy Tambunan

Ilustrasi

DUNIA makin terintegrasi dan persaingan makin ketat. Kondisi ini memaksa pemerintah dan swasta di Indonesia bekerja lebih efisien. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintegrasikan sektor transportasi dengan kecanggihan teknologi telekomunikasi, informasi dan komunikasi (TIK). Sektor transportasi dan TIK memainkan peranan penting dalam meningkatkan daya saing bangsa.

Akhir-akhir ini, banyak penemuan baru di bidang sains dan hak paten melalui kolaborasi antarpeneliti dari berbagai negara. Kolaborasi itu melalui kecanggihan teknologi TIK. Demikian juga manfaat kecanggihan teknologi TIK dirasakan masyarakat saat bertransaksi bisnis secara online, penyampaian kritik terhadap pemerintah dan pembentukan opini masyarakat melalui media sosial.

Demikian juga pemerintah pusat dan daerah makin dituntut bekerja lebih efisen, cepat dan transparan melayani masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan pelayanan berbasis infrastruktur digital. Pada saat ini, PT Telkom sedang membangun infrastruktur jaringan serat optik buat semua pemda dalam program G-Connect Indonesia Digital Government (IndiGov). Bandwith yang disediakan hingga 50 Gbps untuk 501 pemkab/pemkot dan 33 pemprov dengan alokasi bandwith sebesar 100 Mbps untuk masing masing pemkab/pemkot.

Industri Kreatif Digital

Salah satu program presiden terpilih Jokowi adalah menumbuhkan sektor industri kreatif. Sektor ini sangat cocok dikembangkan di Indonesia dengan sejumlah keunggulan, antara lain, banyak penduduk usia produktif, punya beragam budaya dan adat-istiadat.

Industri kreatif digital adalah salah satu sektor industri kreatif yang tumbuh pesat. Industri ini tidak berbasis bahan baku alam, tetapi hanya mengandalkan potensi anak-anak muda kreatif, ketersediaan infrastuktur TIK yang memadai dan biaya operasional relatif murah. Karena itu, industri kreatif digital mempunyai potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mengingat pentingnya infrastruktur TIK dalam industri kreatif digital, pemerintahan Jokowi-JK harus memberikan perhatian yang lebih kepada sektor infrastruktur TIK. Karena itu, penetrasi broadband dalam TIK di Indonesia akan signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Industri kreatif digital sangat dipengaruhi oleh jaringan telekomunikasi. Artinya, kualitas industri kreatif digital sangat tergantung pada kualitas SDM 11 operator telekomunikasi. Faktanya, sumber daya operator telekomunikasi terbatas.

Menurut Ketua Komite Tetap Bidang Telekomunikasi Kadin, Johnny Swandi Sjamkala, potensi industri kreatif digital belum maksimal, padahal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kendala dalam pengembangan industri kreatif digital, belum maksimalnya pemasaran dan belum dimonetisasi. Padahal, industri kreatif digital menghasilkan banyak konten kreatif dan pasar begitu luas.

Laman: 1 2

Berita Terkait

Komentar

Komentar