IOI Diharapkan Mampu Majukan Industri Otomotif Nasional

Loading

PUKUL GONG - Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Euis Saedah memukul gong disaksikan (dari kiri) Presiden Institut Otomotif Indonesia I Made Dana Tangkas, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar tanda peresmian Institut Otomotif Indonesia di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 20 Mei 2016.(tubasmedia.com/sabar hutasoit)DSC_7130

 PUKUL GONG РDirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin Euis Saedah memukul gong disaksikan (dari kiri) Presiden Institut Otomotif Indonesia I Made Dana Tangkas, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar tanda peresmian Institut Otomotif Indonesia di Kementerian Perindustrian, Jakarta, 20 Mei 2016.(tubasmedia.com/sabar hutasoit)

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) РInstitut Otomotif Indonesia (IOI) diharapkan bisa menjadi wadah untuk memajukan industri otomotif nasional di masa mendatang, kata Sekjen Kemenperin, Syarif Hidayat pada acara pengukuhan  dan peresmian IOI di Kemenperin, Jumat (20/5/2016).

“Ini sebenarnya cita-cita kami sejak lama dan baru terbentuk sekarang. Kami sangat menyambut baik dan harus ikut andil di dalamnya,” ujar Syarif Hidayat.

Syarif melanjutkan, meski industri otomotifnya sudah berkembang, namun jangan langsung merasa hebat. Sebab, kesuksesannya tidak hanya dilihat dari mampu atau tidaknya membuat mobil dan pabrik, tetapi mampu membangun lingkungan di dalamnya.

“Ini menjadi wadah untuk kita semua untuk menuangkan ide-ide di dunia otomotif. Seperti mau bikin mobil listrik, dan lainnya kita bisa belajar dan mengembangkannya melalui IOI ini. Ini salah satu perannya IOI,” kata Syarif.

Sementara itu, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), I Gusti Putu Suryawirawan, menambahkan, bicara industri otomotif cakupannya cukup luas, sehingga tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Oleh karena itu, adanya IOI ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi semua, khususnya pemangku kepentingan di otomotif.

“Kita harus bisa bersinergi karena ke depan industri ini akan terus berkembang. Semua tantangan dan rintangan di berbagai sektor harus bisa dihadapi. Kita mau menyusun liberalisasi investasi ke depan itu seperti apa, dengan adanya IOI ini diharapkan bisa menjembatani,” ujar Putu.

Dalam kesempatan itu, I Made Dana Tangkas, Ketua Komite Tetap Industri Logam, Manufaktur, Alat Transportasi dan Elektronik Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), memaparkan, IOI ini diharapkan bisa menjadi peran untuk membangun industri otomotif nasional.

“Ini momentum baik untuk memajukan industri otomotif Indonesia. Sampai sekarang juga Indonesia belum punya brand lokal, merek yang ada juga belum bisa mengolah karena kita tidak mengembangkan teknologi,” ujar Made yang juga menjabat sebagai Presiden IOI. (sabar)

Berita Terkait