Isu Reshufle timbulkan Citra Buruk Indonesia

Natsir-Mansyur-

JAKARTA, (tubasmedia .com) – Isu reshuffle kabinet dapat mempengaruhi citra Indonesia di kalangan investor. “Tidak perlu ada reshuffle kabinet, karena para menteri yang baru harus melakukan penyesuaian lagi,” kata Wakil Ketua Umum Kadin b idang Pemberdayaan Daerah Natsir Masyur melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/5/2015).

Menurut Natsir dari pada merombak susunan kabinet, lebih baik pemerintah memperbaiki iklim investasi dengan mereduksi aturan-aturan yang menghambat dunia usaha, mulai dari Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri (Permen) sampai Keputusan Presiden (Keppres).

Dunia usaha mengapresiasi apa yang sudah diupayakan pemerintahan di bawah Joko Widodo-Jusuf Kalla, dalam mendorong percepatan ekonomi dan daerah.  Hal tersebut diitandai dengan kerja konkret pada pertemuan APEC, Pertemuan Beijing, Korea dan Konferensi Asia Afrika di tingkat international.

Di tingkat nasional, tambah Natsir, roadshow Jokowi – Jk keliling daerah merupakan langkah yang sangat positif. Langkah tersebut perlu dilakukan oleh menteri-menterinya untuk melihat permasalahan yang lebih dalam. (siswoyo)

Berita Terkait

Komentar

Komentar