Jaksa Pinangki Terima Aliran Dana dari Djoko Tjandra Rp 5 Miliar, Wou….Fantastis…

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pada sebuah acara di ILC, MAKI membocorkan aliran dana diduga dari Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki, jumlahnya fantastis.

Kisah Djoko Tjandra, yang jadi buron selama 11 tahun kembali menjadi topik bahasan di Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu Karni Ilyas.

Kali ini, Koordinator MAKI Boyamin Saiman menjelaskan dugaan aliran dana ke Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Boyamin Saiman juga membongkar Jaksa Pinangki bolak-balik Singapura – Malaysia bersama Anita Kolopaking untuk menemui DJoko Tjandra.

Boyamin Saiman mulanya membahas soal keterlibatan oknum jaksa dalam kasus Djoko Tjandra.

Dikatakan Boyamin, dia diketahui melakukan dua kali perjalanan menggunakan pesawat dari dan tujuan yang sama dalam waktu yang berbeda.

Yakni dari Singapura tujuan Malaysia pada 12 November 2019 dan 25 November 2019.

Boyamin menyakini bahwa tujuannya ke Malaysia tidak lain hanya untuk bertemu dengan Djoko Tjandra yang diketahui berada di Negeri Jiran.

Lebih lanjut, Boyamin mengatakan ada dugaan aliran dana sebesar 500 ribu dolar Singapura atau jika dirupiahkan menjadi Rp 5 miliar. Meski begitu, dirinya belum mengetahui secara jelas dari mana dan ke mana aliran dana Rp 5 miliar tersebut.

“Ada dugaan uang ndak tahu mengalir ke mana dari mana, setidaknya ada uang 500 ribu dolar singapura (Rp 5 miliar),” kata Boyamin.

Boyamin mengaku sudah mengajukan laporan kepada Kejaksaan Agung dan meminta supaya bisa segera memproses.

Dirinya mengatakan pelaporan tersebut dengan dugaan gratifikasi yang diterima oleh oknum jaksa.

“Terus, proses-proses ini kemudian kan sampai kemarin meminta Kejaksaan Agung memproses yang bersangkutan oknum tersebut paling tidak dengan gratifikasi,” ujar Boyamin.

Hal itu kemudian ditanggapi oleh pembawa acara Karni Ilyas.

Merasa belum jelas, Karni Ilyas menanyakan siapa pihak yang mendapatkan gratifikasi tersebut.

“Gratifikasi sama siapa itu?” tanya Karni Ilyas.

Menjawab hal itu, Boyamin menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah oknum jaksa tersebut.

Nmun saat memberikan penjelasan, dirinya sempat keceplosan menyebut nama oknum jaksa yang dimaksud, yakni Jaksa Pinangki.

Meski sempat diralat, Boyamin lantas mengakui bahwa dia adalah Pinangki.

Di satu sisi beberapa narasumber yang mendengar hal itu sempat tersenyum.

Namun seperti yang diketahui, sebenarnya keterlibatan Pinangki dalam kasus Djoko Tjandra memang sudah terbukti dan tidak perlu ditutupi-tutupi. Bahkan Pinangki juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah itu, Boyamin baru berani menyebut nama Pinangki., jaksa wanita berparas cantik tersebut.

“Oknum jaksa tadi, karena kan dia apapun kaitannya kan dia tidak layak untuk menerima tiket pesawat itu, mungkin dia bisa saja berdalih saya bayar sendiri,” jelas Boyamin.

“Kan 25 November itu jelas dengan Pinangki, eh sorry, oknum jaksa tadi berangkat dengan Anita,” katanya. “Memang benar Pinangki namanya,” jelasnya.

Karni Ilyas juga tidak menyalahkan Boyamin, bahkan dikatakannya memang harus terbuka saja. “Enggak apa-apa,” kata Karni Ilyas.

“Yang tanggal 25 kan perempuan dengan perempuan, Anita dengan Pinangki, terus baru tanggal 12 memang itu dengan seorang laki-laki,” terang Boyamin menutup. (red)

 

 

Berita Terkait

  • Tidak Ada

Komentar

Komentar