Jangan Menjelek-jelekkan Pasangan yang Lain

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Komandan Distrik Militer ( Dandim) 0210/ TU Letkol Inf Rico Siagian tandatangani fakta integeritas bersama Komandan Rayon Militer ( Danramil) se-wilayah teritorilal Kodim 0210/TU pada upacara integeritas netralitas TNI Pilkada serentak 2018, Senin (5/2).

Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico Siagian yang bertindak selaku pemimpin upacara, dalam amanatnya mengatakan, kegiatan ini adalah wujud nyata tentang  kepedulian terhadap maraknya isu yang mengarah kepada pelanggaran terhadap demokrasi Pancasila.

“Namun Kodim 0210/ TU benar-benar netral terhadap pelaksanaan Pilkada Gubsu ataupun Pilkada Taput 2018,’’ katanya mengingat banyaknya permasalahan yang mungkin akan timbul seperti, jual beli pencalonan, kampanye hitam, pengumpulan modal ilegal, politisasi birokrasi, politik uang, manipulasi laporan dana kampanye, DPT yang tidak akurat serta korupsi untuk anggaran.

” Disinilah saya mengingatkan kepada seluruh prajurit Kodim 0210/TU agar tetap netral. Harus berdiri  di atas kepentingan rakyat yang lebih luas. Siap membantu Kepolisian, KPU, Panwaslu dalam melaksanakan tugas tugas Kamtibmas dalam menghadapi Pemilukada serentak. Kalian harus bisa mencegah politik praktis, politik uang dan hal hal yang bisa mencederai demokrasi,” ajak Dandim.

Rico menegaskan, agar jangan main-main dengan aturan. “Kalian tau sanksinya, dan jangan mau terpengaruh akan godaan dan iming-iming apapun dari calon,’’ ucapnya.

Perlu diketahui digelarnya upacara ini, merupakan tindak lanjut dari intstruksi Panglima TNI. Kegiatan ini juga meneruskan arahan Pangdam I/ BB dan Danrem 023/KS Kolonel Inf Doni Hutabarat.

Kepada wartawan, Rico menegaskan, apabila ada anggota Kodim 0210/TU yang terlibat akan dikenakan sanksi tergantung tingkat kesalahan yang dilakukan.

Pertama, prajurit tidak boleh memasang spanduk, baliho maupun stiker. Kedua, sesuai petunjuk Pangdam, dilarang memberi komentar , pandangan dan pendapat. Ketiga,  dilarang memilih pasangan calon pada Pilkda nanti.

“Saya juga  minta kepada seluruh pelaksana Pilkada, khususnya pihak Polri dalam menjaga kekondisifan Pilkada serentak ini harus sesuai koridor dan  sesuai keputusan bersama,” pintanya.

Wartawan juga harus bersifat netral, jangan menjadi pemicu politik. Kita tingkatkan kerjasama. Harus proporsional dan seimbang. Jangan menjelek-jelekkan calon.

Ketua KPUD Taput Rudolf Sirait juga mengatakan, bila  TNI dan Polri netral,  kami juga makin damai melaksanakan tugas kami.

Begitu juga dengan peranan  pers yang merupakan salah satu penjaga kokondisifan, supaya ikut bekerjasama dengan kami dalam mensukseskan pesta demokrasi serentak ini. (tony)

Berita Terkait

Komentar

Komentar