Jembatan Naheong Tarutung Terancam Ambruk, Ada Pembiaran dari Pemerintah Setempat

TARUTUNG, (tubasmedia.com) – Diduga akibat penyedotan pasir dari sungai Sigeaon yang tak terkontrol dan adanya pembiaran dari instansi terkait, kondisi jembatan Naheong Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, dalam keadaan bahaya, terancam ambruk.

Satu dari dua jembatan utama yang membentang di atas sungai Sigeaon Tarutung-Tapanuli Utara ini tepatnya di Naheong Tarutung kalau masih dibiarkan, akan ambruk dan bisa-bisa menelan korban .

Seperti dalam gambar yang direkam Realitasonline, Senin siang (5/12), terlihat jelas kondisi jembatan Naheong yang menjadi tanggungjawab kementerian PUPR pusat, dalam kondisi memprihatinkan dan terancam akan roboh.

Diduga keras, terancam robohnya jembatan utama di kota Tarutung yang membentang di atas sungai dipicu oleh penyedotan pasir yang tidak terkontrol.

Berdasarkan pengamatan, pelaku-pelaku penyedot pasir dapat leluasa menggunakan mesin tanpa kontrol dari aparat pemerintah setempat atau  Balai Wilayah Sungai (BWS). Akibatnya endapan pasir hampir setinggi 5 meter di dasar sungai yang memanjang dari Sipoholon -Tarutung terkuras habis.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang sangat membahayakan pengguna jembatan utama di pusat kota Tarutung itu, pemerintah setempat seharusnya segera bertindak jangan berpangku tangan dengan cara menghentikan pengerukan pasir kemudian membenahi jembatan agar jangan sampai ambruk.

Sejumlah warga Tarutung yang bermukim di Jakarta sangat menyayangkan keadaan tersebut dan bertanya kemana aparat pemerintah setempat. Kenapa pengerukan pasir yang menimbulkan kerusakan infrastruktur itu dibiarkan beroperasi selama ini. (sabar)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.