Jokowi Ancam Berhentikan Menteri yang tak Bekerja

12424-calon-presiden-terpilih-dalam-pilpres-2014-joko-widodo-jokowi-menyapa-wartawan

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Beberapa kali Presiden Joko Widodo marah kepada menteri. Ia bahkan sampai mengancam akan memberhentikan menteri yang tidak bekerja dengan baik. Kesan itu terlintas saat Presiden melakukan sidak ke pelabuhan Tanjung Priok Rabu lalu didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyno Soesilo, Direktur Utama PT. Pelindo, Richard Jorge Lino dan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Ia marah lantaran tidak mendapatkan jawaban yang pasti tentang alasan mengapa waktu dwelling time atau bongkar muat barang di pelabuhan tidak berkurang. Terakhir ia melakukan kunjungan ke Tanjung Priok waktu untuk dwelling time mencapai 5,2 hari. Ia menginginkan waktu tersebut berkurang menjadi 4,7 hari saja.

Menurutnya, negara mengalami kerugian Rp780 triliun karena waktu menunggu yang terlalu lama. Saat bertanya tentang instansi mana yang pengurusan izinnya paling lama, ia tidak mendapatkan jawaban.

“Pasti ada yang paling lama, engga percaya saya, instansi mana itu yang lama, itu yang saya kejar. Coba cek. Itu yang kasus, yang rutin biasa barang-barang umum pasti ada yang paling lama urus di sebelah mana. Dibuka saja,” kata Jokowi.

Jokowi menanyakan hal yang sama hingga delapan kali, tetapi tak kunjung mendapat jawaban. Akhirnya ia marah besar dan mengajak kementrian dan lembaga terkait untuk rapat mendadak di kantor Pelindo II.

Menurutnya, dwelling time Indonesia sangat lama, ada yang tiga hari, 20 hari hingga 25 hari. Jokowi berharap ini segera diselesaikan agar Indonesia bisa mendekati dwelling time negara-negara tetangga. (ril/sabar)

Berita Terkait