Jokowi dan Xi Jinping Bahas Proyek Infrastruktur di Indonesia

g

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, di sela-sela acara Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (22/4/2015) sore, membahas sejumlah topik, mulai dari tindak lanjut pertemuan di Beijing, keterlibatan RRT dalam proyek infrastruktur di Indonesia, hingga masalah dukungan RRT bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB).

Presiden Jokowi ingin memastikan RRT dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, yang meliputi 24 pelabuhan, 15 pelabuhan udara, jalan sepanjang 1.000 km, jalan kereta api 8.700 km, dan pembangkit listrik berkapasitas 35 ribu megawatt. Selain itu, RRT akan terlibat dalam pembagunan kereta api (KA) cepat jalur Jakarta – Bandung dan Jakarta – Surabaya.

Sebagaimana dipetik dari laman Setkab, Rabu malam, terkait masalah jalur sutra laut dan poros maritim dunia, menurut Presiden Jokowi, perlu dibicarakan secara detail, dan bisa segera disepakati jika menguntungkan kedua negara. Pada prinsipnya Presiden setuju agar ditetapkan proyek-proyek besar kerja sama kedua negara untuk segera direalisasikan.

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah RRT atas dukungannya dalam pembangunan infrastruktur di tanah air.

Terkait masalah internasional, Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping sepakat untuk membangun tata dunia baru yang lebih seimbang dan adil.

Sementara mengenai undangan Presiden Xi Jinping untuk menghadiri peringatan 70 Tahun Penjajahan Jepang ke RRT, Presiden Jokowi mengaku akan mempertimbangkannya lebih dahulu.

Presiden RRT Xi Jinping mengharapkan agar hubungan diplomatik RI – RRT, yang sudah berusia 65 tahun, dapat memberikan hasil yang lebih konkret, terutama setelah saling kunjung antara dirinya dan Jokowi.

Presiden RRT bahkan menyampaikan undangan kepada parlemen (DPR-RI) berkunjung ke RRT, untuk meningkatkan kerja sama di segala bidang secara lebih konkret.

Terkait pembangunan jalur sutra laut abad 21, Presiden Xi Jinping berharap dapat segera disepakati kerja samanya dalam bentuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU). (ril/ender)

Berita Terkait