Jokowi-JK Tidak Pidato di Kongres PDIP

pdip-akui-dpr-tandingan-itu

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tidak menyampaikan pidato dalam ajang Kongres ke-IV PDI Perjuangan yang digelar 9-12 April mendatang.

Wakil Sekjen PDIP Achmad Basarah mengatakan, meski Jokowi merupakan kader, namun dalam tradisi di partai banteng pidato politik maupun pernyataan sikap selalu disampaikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Sehingga oleh karena itu, fokus materi pidato itu pada ketum,” katanya di gedung DPR Jakarta, Selasa (7/4/2015).

Basarah menjelaskan, pemerintah dalam hal ini akan diwakili oleh menteri-menteri di Kabinet Kerja. Lantaran, menyangkut hal teknis dalam kinerja pemerintahan selama ini. Seperti pola pembangunan kelautan, pertanian, dan sebagainya.

“Pemerintah akan diwakili oleh para menteri dan telah konfirmasi akan hadir secara langsung dalam kegiatan kongres. Kalau tidak salah ada 10 menteri yang akan hadir dan memberikan materi dalam sesi-sesi pembahasan program di kongres nanti,” bebernya.

Karena itu, dipastikan Jokowi tidak akan memberikan sambutan atau pidato politik dalam kongres PDIP nanti. Pasalnya, Jokowi akan datang dalam kapasitasnya sebagai kader dengan lengkap menggunakan baju partai.

“Bukan masalah member atau tidak member. Tapi dalam tradisi PDIP begitu menyangkut acara nasional partai maka pokoknya itu adalah pidato politik ketum. Ini tradisi panjang yang sudah belasan tahun PDIP lakukan,” ujar Basarah.

Sementara itu, sang Wakil Presiden Jusuf Kalla juga tetap diundang dalam kapasitasnya sebagai tamu undangan.

“Pak JK juga diundang, tapi beliau kan bukan kader partai. Pak JK boleh datang dengan baju batik biasa,” katanya.

Setali tiga uang dengan Jokowi, begitu pula JK tidak diberi kesempatan memberi pidato maupun sambutan dalam kongres PDIP yang dilaksanakan di Bali.

“Tidak. Dalam hal ini acara pokoknya saya tegaskan lagi adalah pidato politik ketum,” tegas Basarah.(nisa)

Berita Terkait