Kabupaten Tasikmalaya Kekurangan Penyuluh KB

kb

TASIKMALAYA, (tubasmedia.com) – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kabupaten Tasikmalaya masih kekurangan sekitar 120 penyuluh KB.

Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) BPMKB Kabupaten Tasikmalaya, Yayan Supriyadi, mengatakan, jumlah penyuluh KB baru sekitar 45 orang, yang tersebar di semua kecamatan dan desa di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kekurangan penyuluh tersebut sudah sejak beberapa tahun lalu. “Terakhir ada penambahan penyuluh tahun 2010 sebanyak empat orang. Itu pun belum berpengaruh signifikan, ” kata Yayan pada tubasmedia.com, Senin (9/2/2015).

Idealnya seorang penyuluh KB menggarap dua desa. Saat ini seorang penyuluh menggarap enam sampai tujuh desa. Sehingga kewalahan ketika melakukan penyuluhan dan pembinaan ditambah merekap data setiap bulan.

Menurutnya, penyuluh merupakan ujung tombak dalam mencapai target KB. Penyuluh berhubungan dan membina langsung masyarakat keluarga berencana.

Dengan kekurangan penyuluh, wajar jika setiap tahun angka kesadaran KB masyarakat tidak meningkat signifikan. “Dampaknya sekarang pencapain target tidak maksimal. Jadi, sekarang kita sangat membutuhkan sekali penyuluh KB,” jelasnya.

Hal itu juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah RI No 38 Tahun 2007 bahwa keluarga berencana dan sejahtera merupakan urusan wajib yang harus diperhatikan dengan serius.  Selain penyuluh, BPMKB juga belum memiliki Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) yang manfaatnya sangat besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan KB. (hakri miko)

Berita Terkait

Komentar

Komentar